Mengenal Peran Penting Pesanggrahan Ambarketawang bagi Kraton Jogja
Pesanggrahan Ambarketawang di Gamping, Sleman, menjadi pusat pemerintahan pertama Kasultanan Jogja sekaligus cikal bakal Kraton Jogja.
Komisaris PT Indo Boga Sukses Tbk, T. Guntur Pasaribu (dua kanan) Direktur Utama PT Indo Boga Sukses Tbk, Edi Nugroho(tengah) saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di D’Monaco, Selasa (26/7/2022). / Ist
Harianjogja.com, JOGJA — PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di D’Monaco, Selasa (26/7/2022).
Dari RUPST tersebut IBOS akan melakukan ekspansi bisnis, salah satunya dalam pengalengan ikan.
Komisaris PT Indo Boga Sukses Tbk, T. Guntur Pasaribu mengatakan kinerja di 2021 mengalami pertumbuhan kurang lebih 16-17% dari sisi penjualan, jika dibanding tahun sebelumnya.
“Harapan kami di 2022 dan tahun-tahun selanjutnya akan lebih baik lagi,” ucap Guntur.
Guntur mengungkapkan salah satu upaya yang akan dilakukan IBOS adalah melakukan ekspansi bisnis, pada pengalengan ikan. Melalui anak usahanya PT Indo Nations Harvest (INH) dalam bidang pengolahan ikan, IBOS telah memulai penjualan ikan kaleng.
“Sebelumnya kami masih di frozen fish. Mei kemarin sudah mendapat izin edar dari BPOM, mulai Juni sudah dijual. Ini nanti akan menaikan penjualan, dan dampaknya akan dirasakan di 2022 akhir atau 2023 nanti,” kata Guntur.
Inovasi yang dilakukan ini juga sebagai upaya menangkap pasar yang dinilai menjanjikan. Produk olahan ikan menjadi pilihan masyarakat saat ini, sebagai makanan yang sehat dan bergizi. Produk ikan kaleng ini juga dibuat dalam empat varian rasa, diantaranya bumbu balado, cabai hijau, sate, dan rendang.
Guntur mengatakan untuk pemasaran saat ini melalui agen-agen. Tidak menutup kemungkinan juga ke depan akan masuk ke retail modern atau pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) juga.
“Nanti lewat online juga, tapi tetap lewat retail. Kami tidak direct jual ke konsumen, agar mereka agen maupun UKM juga hidup,” ucapnya.
RUPST kali ini, juga menyetujui tidak ada pembagian dividen. Sementara saat ini akan fokus untuk pengembangan dan operasional.
“Belum lama go public juga, jadi 2023 mungkin nanti sudah ada. Saat ini fokus ekspansi,” ujar Guntur.
Direktur Utama PT Indo Boga Sukses Tbk, Edi Nugroho menambahkan selain pengembangan di bisnis ikan kaleng, juga akan dikembangkan variasi usaha lainnya.
“Salah satunya di D’Monaco akan dibangun lounge yang lebih bagus lagi. Kami akan melakukan variatif lagi mengeluarkan produk-produk baru,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pesanggrahan Ambarketawang di Gamping, Sleman, menjadi pusat pemerintahan pertama Kasultanan Jogja sekaligus cikal bakal Kraton Jogja.
SDN Purwosari memanfaatkan sekitar 600 galon bekas untuk kebun sekolah. Siswa belajar bertani, mengolah limbah, dan mengenal ketahanan pangan.
Sahran Hadziq meraih gelar doktor hukum di FH UII lewat disertasi tentang sistem pemidanaan nasional berbasis kearifan lokal masyarakat adat Bali.
Perpres Ojol Nomor 27 Tahun 2026 mengatur komisi pengemudi, perlindungan sosial, transparansi biaya, dan layanan pengaduan konsumen.
Hasto Wardoyo meminta seluruh kemantren di Jogja meniru program Bapak Asuh Trotoar untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan trotoar
Amnesty International mendesak negara-negara menentang sanksi AS terhadap ICC demi menjaga akuntabilitas dan keadilan internasional.