PDI Perjuangan Kota Jogja Dorong Kenaikan Anggaran JSLU untuk Lansia
PDI Perjuangan Kota Jogja menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia sekaligus mendorong kenaikan anggaran JSLU dan memperingati Kudatuli 1996.
Parjiyanto (ketiga dari kiri) beserta istrinya, Rusyani (keempat dari kiri) menerima secara simbolis hadiah umrah dari JNE, Selasa (13/9/2022)./Istimewa
JOGJA - JNE kembali menghadirkan program tahunan JNE Loyalty Card (JLC) Lucky Draw. Program ini sebagai bentuk komitmen JNE untuk berbagi kebahagiaan bagi pelanggan.
JLC merupakan sebuah wadah bagi pelanggan loyal JNE dengan berbagai kemudahan dan benefit dari setiap transaksi. Program JLC Lucky Draw diperuntukkan bagi pelanggan pemilik JLC yang bertansaksi selama periode satu tahun.
JLC Lucky Draw merupakan wujud komitmen JNE dalam mengapresiasi pelanggan setia atas kepercayaannya menggunakan produk-produk layanan beserta fasilitas yang disediakan JNE untuk berbagai macam kebutuhan pengiriman paket, baik kebutuhan pribadi maupun kebutuhan bisnis.
JLC menjadi semangat JNE mendukung pertumbuhan para pelaku bisnis online terutama UKM agar aktivitas pengiriman setiap paket yang dilakukan mendapatkan benefit.
Program undian ini memberikan hadiah bernilai ratusan juta rupiah kepada member JLC yang beruntung dan telah menukarkan poin melalui situs resmi jlc.jne.co.id.
BACA JUGA: Inflasi Tinggi, Sultan Jogja Minta Bupati & Wali Kota Antisipasi Kenaikan Harga
Bertempat di Ibis Style Hotel Yogyakarta, Rabu (13/9/2022), manajemen JNE menyerahkan hadiah umrah secara simbolis. Penyerahan dilaksanakan langsung oleh Head Regional Jateng-DIY, Marsudi dengan didampingi Kepala Cabang JNE Yogyakarta, Adi Subagyo kepada Parjianto beserta istri, pemenang utama JLC Lucky Draw.
Parjianto yang juga owner dari PJ Craft Shop merupakan pemenang utama JLC Lucky Draw 2019. Namun, ibadah umrah yang seharusnya dilaksanakan pada 2020 sempat tertunda karena pandemi.
Dengan adanya kebijakan pelonggaran-pelonggaran kegiatan masyarakat, akhirnya membuat Parjianto dan istrinya, Rusyani akan diberangkatkan umrah oleh JNE pada Jumat (16/9/2022).
Selain memberangkatkan umrah, JNE juga memberikan seperangkat peralatan umrah bagi keduanya.
Setelah penyerahan hadiah program JLC Lucky Draw, acara dilanjutkan dengan makan siang dan diskusi mengenai pengembangan bisnis PJ Craft Shop maupun layanan JNE.
Parjianto memulai usahanya sejak 2012. Ketika itu, dia melihat ada peluang bisnis untuk membuat tempat penyimpanan barang dengan bahan kulit imitasi dengan target pasar dalam negeri.
Untuk memperluas pasar penjualannya, Dia juga mulai menjual secara daring pada 2014. “Foto yang menarik itu penting untuk penjualan online. Paling banter untuk penjualan Jakarta, Surabaya, kemudian Kalimantan, Sulawesi, dan Papua juga minat belinya tinggi,” ucap pria yang akrab disapa Mas Peje ini, Rabu (14/9/2022).
Kemudian dia bergabung menjadi member JLC pada 2016 karena tingginya transaksi online dan rajin menukarkan poin.
Tukarkan Poin
Tidak muluk-muluk, saat itu dia menukarkan poin dengan hadiah ponsel maupun vocer belanja. Dia bahkan tak pernah menyangka menjadi pemenang utama JLC Lucky Draw dengan hadiah umrah.
Dalam kesempatan tersebut, Head Regional Jateng-DIY, Marsudi dan Kepala Cabang JNE Yogyakarta, Adi Subagyo mengucapkan selamat sekaligus berterimakasih atas kepercayaan PJ Craft Shop selama ini.
Dari diskusi tersebut JNE mendapatkan banyak informasi mengenai kebutuhan para online seller khususnya PJ Craft Shop.
“Ini merupakan momen istimewa bagi JNE untuk memberikan apresiasi kepada member JLC khususnya pelaku usaha UKM seperti Mas Peje, dan saat ini Alhamdulillah member JLC telah mencapai lebih dari 400.000 anggota se-Indonesia. Semoga hadiah umrah ini menjadi hadiah yang berkesan sekaligus bermanfaat bagi Mas Peje dan keluarga," kata dia, Rabu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDI Perjuangan Kota Jogja menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia sekaligus mendorong kenaikan anggaran JSLU dan memperingati Kudatuli 1996.
Sekolah Nasional Terintegrasi mulai berjalan di 17 kabupaten/kota pada tahun ajaran 2026-2027 untuk memperluas pemerataan mutu pendidikan.
YIA baru dimanfaatkan sekitar 25% dari kapasitasnya. DIY mempercepat pengembangan koridor Joglosemar untuk mendongkrak wisatawan.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tetap di peringkat kedua dunia usai menjuarai China Open 2026 dan mempertahankan gelarnya.
Sebanyak 412.119 batang rokok ilegal dimusnahkan di DIY. Temuan rokok ilegal tercatat meningkat 10-20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Belanja masyarakat RI masih tumbuh, tetapi tingkat tabungan melemah dan penggunaan pinjol, kartu kredit, serta paylater terus meningkat.