Advertisement
Gencarkan Kampanye Gerakan Nontunai, BPD DIY Gandeng PGRI Sleman
Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad (kedua dari kiri) saat menyerahkan secara simbolis kode pemindaian QRIS kepada PGRI Sleman, Jumat (30/9 - 2022).Istimewa
Advertisement
JOGJA — Bank BPD DIY memberikan layanan QRIS kepada Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sleman guna mempermudah transaksi keuangan pengurus maupun anggota PGRI Sleman.
Layanan tersebut secara dimbolis diserahkan oleh Direktur Pemasaran bersama Direktur Utama Bank BPD DIY kepada Ketua PGRI Sleman di Kantor Pusat Bank BPD DIY, Jumat (30/9/2022).
Advertisement
Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad menyampaikan Bank BPD DIY memberikan layanan QRIS sebagai upaya mendukung gerakan transaksi nontunai khususnya di lingkungan PGRI Sleman.
Dengan adanya layanan QRIS Bank BPD DIY tersebut, pembayaran iuran anggota PGRI Sleman menjadi lebih mudah karena bisa dilakukan kapan pun dan di mana pun melalui aplikasi Mobile Banking Bank BPD DIY maupun melalui mobile banking bank lain dan dompet digital lainnya.
“QRIS ini juga dapat dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan transaksi keuangan lainnya sesuai dengan kebutuhan anggota dan pengurus PGRI Sleman yang tentunya untuk kepentingan organisasi” kata Santoso melalui rilis, Minggu (2/10/2022).
BACA JUGA: Cukai Tembakau Naik, APTI Temanggung: Kami Ingin Pulih Dulu
Lebih lanjut dia mengatakan, Bank BPD DIY terus mengampanyekan gerakan nontunai kepada seluruh lapisan masyarakat.
Selain kepada guru, Bank BPD DIY juga memberikan edukasi kepada pelajar di DIY tentang keuntungan dan kemudah transaksi nontunai.
“Selain itu kami juga mendukung program pemerintah dan OJK yakni satu siswa satu tabungan melaui kegiatan Bank Goes to School, dengan harapan dapat meningkatkan inklusi dan literasi keuangan di kalangan pelajar di DIY,” ujar dia.
Bank BPD DIY juga mendukung program Wirausaha Belia SMK yang digagas oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY dengan memberikan pelatihan dan pendampingan kewirausahaan bagi siswa SMK yang memiliki usaha.
Pada Agustus 2022 yang lalu, Gubernur DIY, Sri Sultan HB X telah mewisuda sebanyak 52 siswa SMK se-DIY yang berhasil mengikuti pembinaan kewirausahaan dan saat ini telah sukses mengembangkan usahanya masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dana Desa di Bantul Dipangkas, Lurah: Infrastruktur Terpaksa Berhenti
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Harga Emas Antam Turun Rp45.000, Kini Rp3,042 Juta per Gram
- Bulog DIY Salurkan Bantuan Pangan ke 491 Ribu Warga
- Ekonom UMY: Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Harus Tekan Kemiskinan
- Prabowo Pastikan Stok BBM dan Gas Nasional Tetap Aman
- Stimulus Diskon Tiket Mudik Lebaran Berlaku hingga 30 Persen
- Menaker Tegaskan THR Pekerja dan BHR Ojol Harus Dibayar Tepat Waktu
- Pertamina Antisipasi Gangguan Pasokan Energi dari Selat Hormuz
Advertisement
Advertisement






