Kemarau Panjang 2026, PDAM Sleman Pastikan Pasokan Air Tetap Aman
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Ilustrasi asuransi./orixinsurance.com
Harianjogja.com, JOGJA– Gejolak ekonomi yang sedang terjadi di dunia menyebabkan inflasi finansial dan juga dampak di berbagai area. Hal ini juga berpengaruh terhadap peningkatan harga di berbagai sektor, termasuk pangan dan kesehatan, daya beli dan tren konsumsi masyarakat, dan volatilitas pasar investasi.
Head of Corporate Communications Generali Indonesia Windra Krismansyah mengakatan kondisi saat ini justru meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berasuransi. Melihat hal tersebut, Generali pun meluncurkan seri proteksi inovatif terbaru, yaitu BeSMART, BeSMART Link dan BeSMART Link Syariah.
"BeSMART menjawab kebutuhan proteksi masyarakat yang menginginkan manfaat perlindungan jiwa pasti, serta memberikan 100% premi kembali dengan kondisi klaim maupun tidak klaim," katanya saat ditemui di Jogja, Rabu (9/11/2022).
Produk ini, lanjut Windra, dilengkapi manfaat kesehatan yang customized dengan jangkauan ke seluruh dunia, perlindungan penyakit kritis, dan manfaat tambahan lainnya. Kelebihan lainnya, produk tersebut juga dinilai fleksibel dengan memberikan pilihan jangka waktu pembayaran premi yang diinginkan dengan masa perlindungan hingga usia 100 tahun.
Baca juga: Viral dengan "Kamu Nanya", Segini Penghasilan Alif Seleb Tiktok
Manfaat lainnya, rangkaian inovatif ini juga memiliki pilihan proteksi berbasis unit link yaitu BeSMART Link dan BeSMART Link Syariah yang merupakan produk unit link yang juga dengan fitur 100% premi kembali, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang tercantum dalam polis.
"Kami menghadirkan inovasi BeSMART sebagai wujud komitmen kami dalam mendampingi nasabah dan masyarakat di tengah ketidakpastian. Manfaat pasti dari BeSMART menjadi sebuah terobosan bagi masyarakat yang cerdas dan yang ingin merdeka dari rasa khawatir untuk maju tanpa ragu dengan penuh semangat dalam menjalani hidup," katanya.
Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia, tercatat jumlah kepemilikan polis sebesar 17,4% dan juga pertumbuhan jumlah tertanggung sebesar 18,1% sehingga menjadi 75,45 juta secara industri. Selain itu, minat masyarakat kepada industri asuransi jiwa yang semakin meningkat juga dibuktikan dengan penetrasi asuransi jiwa yang tembus 8%.
Dari sisi klaim perusahaan sendiri, di sepanjang Januari hingga September 2022, Generali membayarkan klaim sebesar lebih dari Rp626,2 miliar termasuk klaim kesehatan, klaim meninggal dunia dan penyakit kritis.
"Untuk memiliki polis BeSMART, kapan saja dan dimana saja masyarakat bisa menggunakan aplikasi iPropose. Melalui aplikasi ini, nasabah bisa langsung konsultasi online dengan lebih dari 10.000 agen profesional Generali yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Bitcoin sempat menembus US$87.200. Simak faktor pendorong penguatan dan imbauan bagi investor menghadapi volatilitas pasar kripto.
Kebakaran rumah di Sragen diduga akibat korsleting listrik. Uang Rp50 juta dan dua sepeda gunung hangus, dua anggota keluarga jadi korban.
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.
Kemenhaj mempertimbangkan maskapai alternatif untuk menekan biaya haji 2027. Biaya penerbangan mencapai 40% dari total BPIH.
Direktur BYAN Alastair McLeod menjual 185.200 saham senilai Rp2,47 miliar menjelang rencana masuknya Jhonlin Group sebagai pemegang 30% BYAN.