Mahasiswa UKDW Tembus Top 5 Dunia Lewat Prostetik Anak
Mahasiswa UKDW Jogja tembus 5 besar dunia GSIC lewat inovasi prostetik anak berbasis 3D yang adaptif dan terjangkau.
Berhenti Jual Dawet dan Bakso Keliling, Wahyudin Sukses Berjualan Martabak Jadi Mitra UMKM Indomaret./Istimewa
JOGJA—Memulai dan memutuskan untuk berwirausaha bukanlah hal yang mudah. Berbagai persiapan matang harus dilakoni agar usaha dapat berjalan dan tetap eksis.
Dengan berbagai pertimbangan dan pengalaman, Wahyudin (46) memilih untuk memulai usaha kuliner martabak yang memang banyak disukai dan terkenal di Indonesia. Rumah kontrakan di daerah Gabahan Sleman menjadi saksi perjuangannya memulai usaha martabak yang diberi nama Wahyu Martabak.
Dulunya Wahyudin hanya penjual dawet dan bakso keliling, sampai akhirnya dia mencoba peruntungan dengan berjualan martabak setelah belajar dari seorang teman saat ia mengontrak. Akhirnya, Wahyudin dapat meracik dan membuat sendiri adonan martabak yang kini berkembang. Mulai merintis usaha martabak, Wahyudin menjajakan produknya dengan berkeliling ke pasar setiap pagi.
“Saat itu ukuran martabak yang saya jual masih martabak mini. Selama kurang lebih 1 tahun berjualan keliling, saya menabung untuk membuat gerobak dan memulai usaha dengan mengambil tempat di trotoar Jalan Magelang, Sleman, Yogyakarta,” katanya sambil mengingat kembali masa - masa sulit di awal memulai usaha.
Suatu ketika, di tahun 2017 lalu, Wahyudin pergi ke toko Indomaret Sidomoyo, yang terdekat dengan rumahnya. Ia melihat poster kemitraan Indomaret yang menawarkan berjualan di depan toko. Melihat peluang kemitraan tersebut, Wahyudin mencari informasi melalui tim toko, terlebih toko Indomaret tersebut dinilai ramai dan strategis.
“Di poster tersebut juga tertera nama koordinator yang bisa dihubungi untuk pengisian formulir dan syarat - syarat yang harus dipenuhi,” ucapnya sambil bersemangat. Ia langsung mempersiapkan syarat – syarat yang diperlukan untuk menjadi mitra Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berjualan di depan toko Indomaret.
Setelah 6 bulan berjualan menjadi mitra UMKM Indomaret, ternyata usahanya mulai dikenal dan digemari oleh pelanggan Indomaret. Hingga saat ini, usahanya telah memiliki 10 karyawan yang membantu operasional dengan 5 outlet Martabak Wahyu di beberapa halaman toko Indomaret wilayah Sleman, Yogyakarta. Berkat kerja keras dan pantang menyerahnya, perekonomian keluarga Wahyudin meningkat. Ditambah lagi dapat membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar.
Rasa yang lezat serta tekstur martabak manis yang lembut, martabak asin dengan isian daging rendang berlimpah menjadi keunggulan Martabak Wahyu. Hal ini dikarenakan bumbu dan adonan yang digunakan Wahyudin adalah racikannya sendiri sehingga menghasilkan rasa yang khas. Di akhir wawancara, ia berpesan kepada seluruh pelaku mitra UMKM agar memiliki semangat dalam memulai sebuah usaha, “ada niat dan fokus ke bisnis yang digeluti dan jangan lupa berdoa dan bersedekah agar dimudahkan dalam usahanya,” tutupnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mahasiswa UKDW Jogja tembus 5 besar dunia GSIC lewat inovasi prostetik anak berbasis 3D yang adaptif dan terjangkau.
GP Belanda 2026 di Assen menjadi laga krusial perebutan gelar MotoGP. Bezzecchi hanya unggul delapan poin dari Jorge Martin, sementara Marc Marquez terus.
Argentina berpotensi menghadapi Uruguay pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Sejumlah duel besar lain juga mulai terbentuk di fase gugur.
Raja Charles pertama kali buka pajak Rp260 M, Pangeran William Rp156 M! Istana Buckingham bukan lagi tempat tinggal. Transparansi bersejarah kerajaan Inggris!
Kemendag mewajibkan seller e-commerce mencantumkan label pada promosi produk yang dibuat menggunakan AI sesuai Permendag Nomor 19 Tahun 2026.
Marc Marquez mengancam rival MotoGP 2026 setelah dua kemenangan beruntun. Sachsenring disebut menjadi awal serangan untuk mengejar gelar dunia.