Advertisement
GoTransit Memudahkan Mobilitas Masyarakat di Jogja-Solo
Farid Isnawan, Strategic Region Head Central West Java Gojek (kedua dari kiri) dan Odo Manuhutu, Deputi Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves (Ketiga dari kiri) dalam sosialisasi GoTransit, Senin (10/4/2023) di A&M Co. - Harian Jogja/Stefani Yulin
Advertisement
JOGJA—Gojek bersama dengan Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) mengimbau agar masyarakat di Jogja-Solo dapat menggunakan transportasi publik. Untuk mempermudah mobilitas masyarakat, Gojek menghadirkan fitur GoTransit yang mengolaborasikan transportasi publik dengan layanan Gojek.
Farid Isnawan selaku Strategic Region Head Central West Java Gojek menyampaikan sebagai daerah wisata, sejumlah lokasi penjemputan populer di DIY terpetakan. Untuk DIY menurutnya, Stasiun Tugu termasuk 10 besar lokasi penjemputan paling populer di DIY. Menurut Farid, itu menggambarkan tingginya minat masyarakat untuk menggunakan transportasi publik.
Advertisement
Karena itu, menurut Farid fitur GoTransit dirancang dengan kombinasi antara GoRide dan GoCar dengan transportasi publik dinilai dapat mempermudah mobilitas masyarakat.
Sebulan setelah peluncurannya pada Februari lalu, menurut Farid fitur tersebut mendapat sambutan baik dari masyarakat Jogja-Solo.
“Kemudahan yang GoTransit tawarkan disambut baik oleh masyarakat Jogja-Solo, satu bulan setelah peluncurannya, tercatat ada peningkatan pertumbuhan pengguna GoTransit Jogja-Solo secara konsisten hingga delapan kali lipat,” ucapnya, Senin (10/4/2023).
Odo Manuhutu, Deputi Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves menyampaikan kesadaran pentingnya sektor pariwisata bagi perekonomian negara perlu didukung dengan sistem transportasi publik yang memadai.
Untuk itu dia pun mengapresiasi adanya fitur GoTransit yang dapat mempermudah mobilitas masyarakat yang terintegrasi dengan transportasi publik.
“Menjelang momen libur pada Idulfitri, kami menyambut inovasi Gojek dan KAI Commuter agar mobilitas masyarakat Jogja-Solo, termasuk dalam mengakses destinasi wisata dapat lebih mudah tanpa menggunakan kendaraan pribadi,” katanya. BC
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Aturan Baru Valas Diperketat BI, Transaksi Besar Mulai Dibatasi
- Indonesia Cari Sumber Baru Impor Minyak Mentah
- Pertamina Sebut Amankan Pasokan Energi Sebelum Gejolak Timur Tengah
- Tiket Lebaran Masih Tersedia, 41.067 Penumpang Padati Daop 6 Jogja
- Konflik AS-Iran Ancam Harga Minyak, Tekan Fiskal Indonesia
Advertisement
Muncul Antraks, DPRD DIY Kebut Raperda Keamanan Pangan Hewani
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Skema Kerja Fleksibel Disiapkan Pemerintah untuk Tekan Konsumsi Energi
- Harga Minyak Dunia Bergerak, BBM Subsidi Belum Ikut Naik
- Indonesia Cari Sumber Baru Impor Minyak Mentah
- Aturan Baru Valas Diperketat BI, Transaksi Besar Mulai Dibatasi
- Kunjungi Pasar Beringharjo Jogja, Ini Kata Menkeu Purbaya
- Toko Berjejaring Terus Berkembang, Ritel Lokal Ini Perluas Pasar
Advertisement
Advertisement






