Lebih dari 44 Ribu Anak dari Keluarga Miskin Kembali Bersekolah Gratis
Lebih dari 44 ribu anak keluarga miskin kembali sekolah gratis melalui Sekolah Rakyat yang kini menjangkau 182 sekolah.
Harga emas berjangka naik di Divisi COMEX New York Mercantile Exchange./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Harga emas menguat tajam pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), memperpanjang keuntungan untuk hari ketiga berturut-turut dan memperkuat cengkeramannya di atas level psikologis 2.000 dolar AS, karena greenback melemah setelah indeks harga produsen AS turun paling besar dalam hampir tiga tahun bulan lalu.
BACA JUGA: Harga Emas Hari Ini Naik
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di Divisi Comex New York Exchange, melonjak 30,40 dolar AS atau 1,50 persen menjadi ditutup pada 2.055,30 dolar AS per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sesi di 2.063,40 dolar AS, kurang 16 dolar AS dari tertinggi sepanjang masa 2.080 dolar AS pada Agustus 2020.
Emas berjangka bertambah 5,90 dolar AS atau 0,29 persen menjadi 2.024,90 dolar AS pada Rabu (12/4), setelah terangkat 15,20 dolar AS atau 0,76 persen menjadi 2.019,00 dolar AS pada Selasa (11/4), dan jatuh 22,60 dolar AS atau 1,12 persen menjadi 2.003,80 dolar AS pada Senin (10/4).
Dolar jatuh ke level terendah dua bulan terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada Kamis (13/4) setelah harga produsen AS secara tak terduga merosot pada Maret, meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve mendekati akhir dari siklus kenaikan suku bunganya.
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Kamis (13/4) bahwa indeks harga produsen (IHP) AS turun 0,5 persen pada Maret, lebih baik dari yang diperkirakan. Tingkat IHP tahunan turun menjadi 2,7 persen dari revisi 4,9 persen bulan sebelumnya.
Harga grosir AS mencatat penurunan terbesar dalam hampir tiga tahun, bersama dengan indeks harga konsumen yang lebih rendah dari perkiraan yang dirilis Rabu (12/4), menunjukkan bahwa inflasi AS turun. Inflasi yang lebih rendah memicu ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve mungkin menunda kenaikan suku bunga pada pertemuan Mei, yang dianggap bullish untuk emas.
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Kamis (13/4) bahwa klaim awal AS untuk tunjangan pengangguran negara itu naik 11.000 ke penyesuaian musiman 239.000 untuk pekan yang berakhir 8 April, lebih lanjut mendukung emas.
"Ini bisa menjadi momen bagi emas (dalam dolar) untuk membuat rekor tertinggi," kata Ed Moya, analis platform perdagangan daring OANDA.
"Jika emas dapat reli di atas rekor saat ini, mungkin tidak akan banyak kesulitan untuk menargetkan level 2.100 dolar AS," katanya lagi.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 46,70 sen atau 1,83 persen, menjadi ditutup pada 25,925 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli terangkat 38,00 dolar AS atau 3,70 persen, menjadi menetap pada 1.065,50 dolar AS per ounce.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Lebih dari 44 ribu anak keluarga miskin kembali sekolah gratis melalui Sekolah Rakyat yang kini menjangkau 182 sekolah.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.
Harga iPhone 2027 berpotensi naik akibat biaya memori meningkat. Apple disebut sudah menyepakati harga RAM dan NAND Samsung untuk awal 2027.
Sleman Creative Weeks 2026 menghadirkan empat agenda seni dan budaya mulai 27 September hingga Oktober, termasuk festival film dan layang-layang.