Kader PDIP DIY Diminta Pahami Ideologi dan Turun ke Masyarakat
Esti Wijayati dan Nuryadi menekankan penguatan ideologi Pancasila serta komitmen kader PDIP DIY untuk memahami persoalan rakyat.
Para pelari mengikuti Ambarrukmo Volcano Run yang start di Museum Gunung Api Merapi, Sleman Minggu (28/5/2023)./Harian Jogja-Anisatul Umah
SLEMAN—Sebanyak 2.500 peserta turut berpartisipasi dalam event lari bertajuk Ambarrukmo Volcano Run yang startnya digelar di Museum Gunung Api Merapi, Sleman, Minggu (28/5). Peserta lomba lari itu dibagi dalam tiga kategori 5K, 10K dan 21K (half marathon).
General Manager Plaza Ambarrukmo, Surya Ananta mengatakan event kali ini tergolong awalan karena ke depan direncanakan bakal digelar secara tahunan.
Menurutnya, Ambarrukmo Volcano Run akan menjadi pendorong untuk terus berkembang lebih ideal dan lebih bagus lagi. "Ini akan jadi awal dari event tahunan rutin, di mana sebelumnya kami sudah punya Tour de Ambarrukmo yang juga akan diselenggarakan 22 Juli yang akan datang," ucapnya saat ditemui di lokasi start Ambarrukmo Volcano Run.
Sebagai salah satu kota destinasi wisata, kata dia, Jogja sangat menarik untuk dikunjungi. Oleh karena itu para pelaku usaha perlu mengadakan event semacam ini secara rutin, mengundang masyarakat seluruh Indonesia. Dia pun optimistis event semacam ini animonya akan tinggi.
BACA JUGA: Mau Merasakan Sensasi Lomba Lari di Kaki Merapi? Daftar Ambarrukmo Volcano Run yuk
Surya mengklaim tiket Ambarrukmo Volcano Run terjual dengan cepat. Rata-rata peserta berasal dari komunitas, sehingga sekali pembelian langsung dalam jumlah yang banyak.
"Ini menjadi sebuah kolaborasi, tidak hanya spotnya, tetapi juga wisata kuliner, ini akan menjadi daya tarik bersama-sama. UMKM kami suguhkan karena jadi salah satu sasaran utama," lanjutnya.
Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Raden Isnanta mengapresiasi atas digelarnya Ambarrukmo Volcano Run. Para peserta bisa menikmati keindahan Kaliurang, kuliner, dan tentunya mendapatkan kesehatan dan kebugaran. "Atas nama Kemenpora berikan apresiasi. Ini adalah event olahraga berbasis sport tourism," ucapnya.
Dia menyebut sudah berdiskusi dengan panitia, dan kegiatan semacam ini rencananya akan terus digelar dengan berpindah-pindah destinasi wisata. Ini akan semakin mengenalkan berbagai destinasi wisata di Jogjakarta. "Ini akan semakin mempopulerkan Jogja sebagai salah satu destinasi," kata dia.
Sementara itu, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyampaikan Ambarrukmo Volcano Run menjadi daya tarik tersendiri bagi bagi pencinta olahraga lari. Kedatangan ribuan peserta bisa mendongkrak ekonomi dan wisata khususnya di Sleman.
"Kehadiran para peserta Ambarukmo Volcano Run ini berdampak pada pemulihan ekonomi masyarakat dan pariwisata di Sleman," ucap Kustini
Salah satu peserta lari 21K, Azka Anisa, 30 mengaku tertarik untuk ikut dalam event lari yang menyuguhkan pemandangan alam. Dia sudah berlatih sebelum ikut event ini. Baik latihan harian dan mingguan. "Saya ambil yang 21K karena view-nya yang paling bagus. Sebelumnya sudah latihan. Hari ini pengin finis ceria."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Esti Wijayati dan Nuryadi menekankan penguatan ideologi Pancasila serta komitmen kader PDIP DIY untuk memahami persoalan rakyat.
Polri melarang seluruh personel menggunakan vape di dalam maupun luar lingkungan kerja. Kebijakan berlaku sejak 30 Oktober 2026.
Harga iPhone di iBox berubah pada November 2026. iPhone 15 dan 17e naik, sedangkan beberapa varian iPhone 18 Pro turun hingga Rp1 juta.
Aroma tanah basah setelah hujan disebut petrichor. Wangi khas ini berasal dari geosmin, bakteri tanah, minyak tumbuhan, dan proses jatuhnya air hujan.
Riset Pew Research menunjukkan 58 persen warga AS menganggap media sosial sebagai saluran penting untuk memperoleh berita dan informasi.
Radja Nainggolan dituntut dua tahun penjara dan denda Rp2,12 miliar di Belgia atas dugaan pencucian uang. Simak perkembangan kasusnya.