Regol Ayom Malioboro Akan Didesain Ulang, Ini Pertimbangannya
Pemda DIY mengevaluasi Regol Ayom Malioboro dan menyiapkan desain ulang dengan mempertimbangkan kenyamanan pejalan kaki serta kondisi kawasan.
Ilustrasi wisatawan mancanegara./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke DIY terus naik dari bulan ke bulan sepanjang tahun ini.
Data terakhir, pada April 2023 jumlah wisman ke DIY sebanyak 5.592 orang atau meningkat 11,68% dibandingkan bulan sebelumnya secara month-to-month (mtm).
Sementara jika dibandingkan April 2022 dengan jumlah kunjungan hanya 35 orang, mengalami kenaikan 15.877,14% atau 160 kali secara year-on-year (yoy). Hal ini tak lepas dari masih adanya pembatasan akibat pandemi Covid-19 pada tahun lalu.
"Perkembangan pariwisata DIY pada April 2023 sebanyak 5.592 kunjungan. Di sepanjang 2023 alhamdulillah kecenderungan selalu meningkat. Pada Januari 3.883 dan seterusnya meningkat sampai April 2023," ucapnya, beberapa hari lalu.
Adapun total kunjungan wisman sepanjang Januari-April 2023 yakni 19.331 orang. Jika dibandingkan enam tahun sebelumnya periode yang sama pada 2022 sebanyak 35 wisman; pada 2021 tak ada wisman; pada 2020 sebanyak 18.646 wisman; pada 2019 sebanyak 38.131 wisman; pada 2018 sebanyak 48.941 wisman; dan 2017 sebanyak 43.186 wisman.
BACA JUGA: Kunjungan Wisman Meningkat Tajam, Capai 2,25 Juta per Maret 2023
Berdasarkan data ini bisa dilihat jumlah kunjungannya belum kembali seperti pra pandemi pada 2019 lalu.
Herum berharap ke depan jumlah wisman ke DIY akan terus meningkat. "Dibandingkan sebelum pandemi Covid-19 sepertinya masih di posisi setengahnya," ujar dia.
Sementara berdasarkan negara kunjungan, paling tinggi berasal dari Malaysia sebanyak 8.619 wisman (45%). Di posisi kedua adalah Singapura sebanyak 2.444 wisman (13%) dan disusul China sebanyak 621 wisman (3%).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY mengevaluasi Regol Ayom Malioboro dan menyiapkan desain ulang dengan mempertimbangkan kenyamanan pejalan kaki serta kondisi kawasan.
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
BPOM menyebut sekitar 31 ribu sumber daya hayati Indonesia berpotensi menjadi produk kesehatan berbasis alam dan perlu hilirisasi riset.
KPK menahan Fahd Arafiq, bos Summarecon, hingga sejumlah pejabat ATR/BPN dalam kasus dugaan korupsi pengurusan HGB di Bogor.
DPRD Kota Jogja menyoroti keluarga kurang mampu yang memilih SD swasta. Pendidikan agama dan karakter menjadi salah satu pertimbangannya.
Jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Enggano belum teridentifikasi sebagai korban KM Arupadatu I. DNA masih didalami tim DVI.