Advertisement
Peringati 55 Tahun, Kadin DIY Gelar Fun Walk di JEC
Ketua KADIN DIY GKR Mangkubumi memotong tumpeng 55 tahun KADIN Indonesia. Selain mengajak pengusaha selalu menata manajemen juga meminta para pengusaha peduli dengan masalah sosial dan lingkungan. - Istimewa.
Advertisement
JOGJA—Peringatan 55 Tahun Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dirayakan dengan menggelar fun walk, pesta durian dan menyemarakan pesta angkringan di JEC, Minggu (24/9/2023).
Ketua Kadin DIY GKR Mangkubumi merasa berbahagia melihat semangat pelaku usaha di Jogja yang perkembangannya menggeliat bagus dan meningkat serta menggembirakan. “Tetapi kami mendapat pesan dari Kadin Indonesia, untuk menambah anggota sebanyaknya" kata Putri sulung Gubernur DIY tersebut.
Advertisement
Banyaknya pebisnis di kalangan anak muda menjadi penyemangat tersendiri untuk kemajuan dan kemandirian bangsa. Bahwa berani memulai bisnis dan harus optimistis.
BACA JUGA ": Kadin Menilai Tenaga Kerja dari Gunungkidul Terbaik Se-DIY, Ini Alasannya
Dalam kesempatan itu GKR Mangkubumi memotong tumpeng 55 tahun Kadin Indonesia dan diberikan secara khusus kepada Robby Kusumaharta, Penjabat Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo, Ketua Panitia Freeda Mustika sembari memberikan doorprize kepada Endang Sulastri yang telah mengabdi selama 42 tahun di Kadin DIY.
Ketua KADIN Bantul Ibnu Kadarmanto bersyukur para pengusaha di Kadin DIY sudah mengalami kondisi perubahan bisnis dan menggeliat positif dan membanggakan. Kondisi pasca pandemi yang menjadi masa pemulihan dan penyesuaian harus saling didukung oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah di wilayah DIY.
“Optimisme para pengusaha di KADIN akan menjadi contoh banyak pengusaha bahwa kolaborasi, sinergi yang baik akan menghasilkan kondisi kondusif dan membahagiakan untuk keberlangsungan bangsa, terlebih menghadapi tahun politik,” ujarnya.
Hans Purwanto, mantan Ketua Organda DIY menilai pelaku pariwisata di bidang transportasi sangat bersyukur saat ini sudah banyak bermunculan kegiatan wisata menuju Yogyakarta. Ia berharap bisnis pariwisata harus dijaga oleh semua pihak agar wisatawan nyaman, tidak kapok dan antipati untuk kembali datang ke Jogja.
Pada bagian lain Taufik Ridwan yang didukung oleh Waketum bidang lingkungan KADIN DIY Rahadi Saptata Abra sangat peduli dengan pengolahan sampah di Jogja, yang sampai saat ini bermasalah. Adanya investor yang akan membantu memecahkan masalah sampah dengan kreatif dan bersifat industrialisasi harus ditangkap sebagai peluang memecahkan masalah mendasar diberbagai kota di Indonesia, khususnya di Jogja.
"Adanya investor yang sungguh sungguh dalam ikut mengatasi masalah sampah harus ditangkap sebagai peluang kolaborasi mengatasi masalah, pasti saling menguntungkan dan Pemerintah harus menyadari bahwa mengatasi masalah sampah itu bisa secara bersama sama, bentuknya nyata yaitu pengolahan secara industrialisasi" kata Taufik Ridwan.
BACA JUGA : Kadin Hibahkan Alat Produksi Oksigen ke RSUD Wonosari
GKR Mangkubumi berharap kekompakan para pengusaha di bawah Kadin DIY harus memberi dampak nyata dalam banyak hal. Permasalahan sosial, lingkungan dan ketenaga kerjaan serta manajemen bisnis harus menjadi perhatian khusus, agar segala tantangan usaha dapat di atasi dengan mudah dan menghasilkan kebaikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rahasia Kongo Gumi Bertahan 1.400 Tahun Lebih
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








