Advertisement
Pelaku Bisnis Digital Dapat Dukungan dari Kemenkominfo lewat 3 Program
UMKM - Ilustrasi - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mendukung penuh pertumbuhan pelaku bisnis digital, termasuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dengan tiga program yang berbasis pengembangan wirausaha.
"Kementerian Kominfo terus mendukung UMKM di Indonesia. Pertama, kami menginisiasi UMKM Level Up, sebuah program pendampingan dan fasilitasi UMKM untuk dapat go online melalui digital mentoring dan business incubator," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie, Kamis (5/10/2023).
Advertisement
Ia memastikan Kementerian Kominfo juga terus mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang telah memfasilitasi 22 juta UMKM untuk on boarding ke ekosistem digital.
Menurut Menkominfo, guna membekali pelaku UMKM dengan keterampilan dan keahlian kewirausahaan digital, pihaknya juga menyelenggarakan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) dalam Program Digital Talent Scholarship (DTS). "Pada 2023, kami telah menjangkau 30.000 pelaku usaha untuk diberikan pelatihan keterampilan digital," jelasnya.
BACA JUGA: Waspada! Banyak Kasus Diare dan Ispa Terjadi di Masyarakat, Ini Penyebabnya
Sebelumnya, dalam acara pembukaan acara Musyawarah Nasional Khusus (Munassus) Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS) yang diikuti pengurus dan anggota, Menteri Budi Arie juga berbagi enam strategi untuk mempercepat transformasi digital di sektor bisnis.
Pertama, perlunya pemetaan strategi bisnis terkait peningkatan kapabilitas organisasi. Kedua, perlu adanya kepemimpinan perusahaan yang demokratis dan penyesuaian program internal korporasi. Ketiga, pengusaha perlu melibatkan ahli-ahli teknologi digital, diikuti dengan pengembangan kapasitas SDM.
Adapun strategi keempat berkaitan penerapan tata kelola yang baik perlu diupayakan melalui komunikasi efektif dan pelibatan berbagai elemen internal dalam merumuskan keputusan.
"Kelima, sistem pengawasan efektif terhadap operasional juga penting untuk memastikan perusahaan berada di jalur yang tepat. Terakhir, pemanfaatan teknologi digital harus relevan dengan kebutuhan dan tujuan perusahaan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rahasia Kongo Gumi Bertahan 1.400 Tahun Lebih
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement









