Indonesia Akan Impor Gandum dari AS Senilai Rp20,2 Triliun untuk 5 Tahun
Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) akan tetap mengimpor gandum Amerika Serikat (AS) sebanyak 1 juta metrik ton dalam lima tahun ke depan.
Ilustrasi pedagang Pasar Bantul./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JAKARTA—Mayoritas harga pangan selama pekan keempat Oktober yang terhitung sejak 23-19 Oktober 2023 mengalami kenaikan.
Kenaikan harga terjadi pada beras premium, bawang, cabai, daging, telur, gula, hingga minyak goreng.
Berdasarkan data harga panel Badan Pangan Nasional, Minggu (23/10/2023) pukul 09.30 WIB, harga beras premium naik 0,80% selama sepekan terakhir, di mana rata-rata harga beras jenis premium hari ini seharga Rp15.100 per kg.
Sementara itu, harga beras medium mengalami penurunan 0,15% atau turun menjadi Rp13.170 per kg.
Namun, harga beras medium ini masih jauh dari harga ecerean tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah dalam Perbadan No. 7/2023 sebesar Rp10.900-Rp11.800 per kg.
Komoditas pangan lainnya yang mengalami kenaikan yakni cabai merah keriting dengan lonjakan sebesar 5,73% menjadi Rp49.600 per kg dan cabai rawit merah naik 2,65% menjadi Rp63.460 per kg.
BACA JUGA: Lonjakan Harga Bahan Pokok Tak Terkendali
Di samping itu, harga daging sapi murni ikut melonjak 0,91% menjadi Rp135.700 per kg dan harga daging ayam naik 1,41% menjadi Rp35.220 per kg.
Selanjutnya, harga telur ayam ras naik sepekan terakhir dengan kenaikan 1,78% atau menjadi Rp28.000 per kg dan gula konsumsi naik 0,32% menjadi Rp15.870 per kg.
Di sisi lain, harga kedelai biji kering (impor) naik 0,38% menjadi Rp13.190 per kg, sama hal nya dengan harga gula konsumsi yang naik 0,32% menjadi Rp15.870 per kg.
Harga komoditas lain yang melonjak yakni tepung terigu curah yang naik 0,37% menjadi Rp10.910 per kg, sedangkan harga minyak goreng curah turun 0,69% menjadi Rp14.480 per liter.
Harga minyak goreng kemasan sederhana mengalami kenaikan sebesar 0,12% menjadi Rp17.330 per liter. Sedangkan, harga minyak goreng curah turun 0,69% menjadi Rp14.480 per liter.
Selanjutnya, harga tepung terigu (curah) naik 0,37% menjadi Rp10.910 per kg, dan harga tepung terigu kemasan (non-curah) naik 0,15% menjadi Rp13.580 per kg. Lalu, harga jagung peternak turun 0,43 persen menjadi Rp6.950 per kg.
Harga pangan ikan yang mengalami penurunan yakni ikan bandeng yang turun 0,09% menjadi Rp33.510 per kg. Sementara itu, harga pangan ikan yang mengalami kenaikan yakni ikan kembung yang melonjak 3,05% menjadi Rp38.200 per kg dan ikan tongkol yang naik 1,65% menjadi Rp34.500 per kg.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) akan tetap mengimpor gandum Amerika Serikat (AS) sebanyak 1 juta metrik ton dalam lima tahun ke depan.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.