New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Harga emas Antam dan UBS di Pegadaian terpantau kembali mengalami kenaikan pada hari ini, Minggu, (22/10/2023). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Harianjogja.com, JAKARTA—Harga emas di Pegadaian untuk cetakan UBS kembali menguat, sementara harga emas Antam stagnan pada perdagangan hari ini, Minggu (19/11/2023). Cetakan termurah adalah UBS 0,5 gram yang dipatok seharga Rp585.000.
Berdasarkan data di laman resmi Pegadaian, harga emas termurah hari ini adalah cetakan UBS ukuran 0,5 gram yang dipatok Rp585.000, naik Rp2.000 dari harga kemarin.
Sementara itu, untuk emas Antam dalam ukuran sama dibanderol Rp613.000. Berikutnya, Pegadaian juga menyediakan emas dalam ukuran 1 gram yang dibanderol seharga Rp1.124.000 untuk cetakan Antam atau sama dengan harga kemarin, sedangkan emas UBS ukuran 1 gram dihargai Rp1.096.000 atau naik Rp4.000.
Ukuran selanjutnya adalah emas 5 gram yang diberi harga senilai Rp5.387.000 untuk cetakan Antam. Kemudian emas cetakan UBS dibanderol seharga Rp5.374.000.
Adapun, emas batangan cetakan Antam berbobot 10 gram dibanderol seharga Rp10.717.000 untuk cetakan Antam, sementara untuk cetakan UBS sebesar Rp10.690.000.
Jika investor ingin mengoleksi emas Antam ukuran 50 gram, maka perlu merogoh kocek seharga Rp53.244.000, sedangkan emas UBS dalam ukuran sama dibanderol Rp53.232.000.
Ukuran lain yang ditawarkan Pegadaian adalah emas sebesar 100 gram, yang dibanderol Rp106.203.000 untuk cetakan Antam, serta Rp105.745.000 untuk cetakan UBS.
Lalu, emas cetakan Antam ukuran 500 gram ditawarkan seharga Rp531.278.000 sementara cetakan UBS dalam ukuran sama senilai Rp531.317.000.
Adapun, ukuran terbesar yang ditawarkan Pegadaian ialah emas cetakan Antam 1.000 gram yang hari ini dibanderol sebesar Rp1.062.515.000. Sementara cetakan UBS belum tersedia.
Sumber: Bisnis.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.