Advertisement

Selama Libur Nataru, Bisnis Perjalanan Wisata Diperkirakan Tumbuh 30 Persen

Afiffah Rahmah Nurdifa
Selasa, 26 Desember 2023 - 10:17 WIB
Abdul Hamied Razak
Selama Libur Nataru, Bisnis Perjalanan Wisata Diperkirakan Tumbuh 30 Persen Aktivitas pariwisata di Kawasan Pantai Indrayanti di Kalurahan Tepus, Tepus beberapa waktu lalu. Harian Jogja - David Kurniawan

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA —Bisnis perjalanan wisata akan meningkat selama periode liburan natal 2023 dan tahun baru 2024 (Nataru). Pertumbuhannya diprediksi mencapai 30%.

Menurut Wakil Ketua Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies (Asita) Budijanto Ardiansjah, permintaan travel perjalanan domestik di kalangan wisatawan nusantara meningkat hingga 30% lebih tinggi pada masa Nataru kali ini, dibandingkan dengan tahun lalu.

Advertisement

BACA JUGA: Cuaca di Jawa Masih Panas, Berikut Penjelasan BMKG Terkait Kapan Hujan Turun di Jogja

"Ini masih berjalan sampai akhir tahun, tetapi diperkirakan ada kenaikan sekitar 30% dari tahun lalu," kata Budijanto, Senin (25/12/23).

Dia mencatat, reservasi paket perjalanan yang menjadi favorit wisatawan nusantara yaitu liburan ke Bali, Yogyakarta, Bandung, Bogor, Malang, Lombok, dan Labuan Bajo.

Namun, terdapat sedikit kendala yang menghambat pertumbuhan bisnis perjalanan wisata saat ini yakni tinggi nya harga tiket transportasi domestik, sehingga ada keraguan di kalangan wisatawan.

"Kita berharap situasi yang kondusif menjelang pemilu sehingga peningkatan pergerakan wisata akan terjadi dan tetap stabil di tahun 2024," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Badan Kebijakan Transportasi (BKT) mencatat potensi pergerakan masyarakat pada masa Nataru 2023/2024 yang mencapai 107,63 juta orang.

Angka prediksi tersebut lebih tinggi atau naik 143,65% dari pergerakan tahun lalu sebesar 44,17 juta orang. Masyarakat diramal akan banyak berpergian atau liburan ke lokasi wisata dan pulang kampung.

BACA JUGA: Jadwal Penyesuaian KRL Jogja Solo dan KRL Solo Jogja, Berlaku 21-31 Desember

Berdasarkan hasil survei Kemenhub, 5 daerah asal pergerakan terbesar yaitu, pertama Jawa Timur 16,30% (17,54 juta orang). Kemudian, Jabodetabek 13,76% (14,81 juta orang), Jawa Tengah 13,21% (14,22 juta orang), Jawa Barat 10,39% (11,18 juta orang) dan Sumatera Utara 6,93% (7,45 juta orang).

Sementara, 5 daerah tujuan perjalanan terbesar yaitu, pertama, Jawa Timur 15,18% (16,34 juta orang). Kemudian, Jawa Tengah 13,80% (14,86 juta orang), Jawa Barat 11,62% (12,51 juta orang), Jabodetabek 9,19% (9,89 juta orang), dan D.I Yogyakarta 8,92% (9,60 juta orang).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Biaya Hidup Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil

Biaya Hidup Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil

Jogja
| Sabtu, 04 April 2026, 17:37 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement