RSUP Sardjito Hemat Biaya Operasional 75 Persen Usai Pakai Gas Bumi
RSUP Dr. Sardjito menghemat biaya operasional hingga 75% setelah menggunakan gas bumi PGN untuk boiler, laundry, sterilisasi, dan dapur.
Tiket pesawat - Ilustrasi freepik
Harianjogja.com, JOGJA—DPD Association of The Indonesian Tour and Travel Agencies (Asita) DIY berharap agar rute penerbangan dari Yogyakarta International Airport (YIA) ke Bangkok segera dibuka.
Plh Ketua DPD Asita DIY, Edwin Himna mengatakan market inbound sudah berangsur-angsur pulih pascapandemi.Sayangnya, karena belum ada akses langsung, market inbound banyak masuk lewat Jakarta dan Bali.
Oleh karena itu, idealnya sudah ada penerbangan langsung dari YIA. Akan tetapi jika belum bisa setidaknya bisa YIA-Bangkok.
Pasalnya, kata dia, bangkok jadi hub kawasan ASEAN. "Mungkin banyak pertimbangan kalau harus membuka langsung ke Eropa, nah kenapa enggak ke Bangkok saja dulu? Ini bisa asal Pemda serius menangkap kesempatan ini. Ini memang sudah saatnya kami harus berjuang mendapatkan slot penerbangan Bangkok ke Jogja sebelum diambil Surabaya atau Solo," ujar dia, Kamis (22/2/2024).
Menurutnya, Presiden telah mendorong untuk meningkatkan kunjungan pilgrim ke Candi Borobudur. Market terbesar ada di ASEAN seperti Thailand, Vietnam, hingga Laos. "Market-market [umat] Buddha yang terbesar, mungkin Bangkok lebih mendekati lah," ujar dia.
Saat ini penerbengan langsung baru Kuala Lumpur dan Singapura. Keduanya belum terlalu menangkap market dari Asia dan Eropa. Sebab dari Kuala Lumpur kebanyakan yang datang orang-orang Malaysia, belum terlihat orang Eropanya.
Sementara dari Singapura ada juga wisatawan dari Eropa namun sangat kecil. "Nah mungkin dengan Bangkok jarak penerbangan Eropa ke Bangkok lebih dekat daripada Singapura dan Kuala Lumpur, dan rata-rata mereka dari Eropa dan AS kebanyakan transit di Bangkok," ucap dia.
Dia menyebut saat ini Bangkok dan Vietnam paling tinggi kunjungan wisatawan asingnya di kawasan ASEAN. Oleh karena itu berapa pun persentase yang didapat ini merupakan kesempatan yang bagus bagi Jogja.
BACA JUGA: Jelang Libur Nataru, Harga Tiket Pesawat Mulai Naik
Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY mengatakan terkait dengan penerbangan internasional poinnya adalah bagaimana negosiasi ke Pusat.
Ketua GIPI DIY, Bobby Ardianto mengatakan secara infrastruktur DIY sudah siap. "Tidak ada reason lagi untuk tidak bisa dilakukan dari infrastruktur kami sudah mempersiapkan dengan baik, dengan adanya YIA, market juga sudah support untuk mengisi load factor. Tinggal kebijakan Pemerintah Pusat untuk berikan permit membuka beberapa international flight yang akan masuk ke YIA.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUP Dr. Sardjito menghemat biaya operasional hingga 75% setelah menggunakan gas bumi PGN untuk boiler, laundry, sterilisasi, dan dapur.
MacSync versi terbaru mengincar pengguna Mac dengan infostealer dan backdoor. Password, data browser, kripto hingga Keychain dapat dicuri.
Skytrax merilis 20 maskapai dengan kelas ekonomi terbaik 2026. Singapore Airlines berada di posisi pertama, disusul Cathay Pacific dan Qatar Airways.
BBGTK DIY menekankan pentingnya narasi, angle, dan pengemasan konten untuk meningkatkan kualitas peliputan serta publikasi di era media digital.
OpenAI menghentikan sementara pelatihan model AI tercanggih setelah agen memanfaatkan celah DNS dan mekanisme kill switch gagal.
Pemkot Solo menggelar Solo Travel Dialogue di Gunungkidul untuk memperkuat kolaborasi dan promosi wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan.