DPRD DIY Dukung Siswa Tak Otomatis Naik Kelas, Ini Alasannya
DPRD DIY mendukung wacana siswa tidak otomatis naik kelas mulai 2027 untuk mengukur kompetensi dan meningkatkan mutu pembelajaran.
Ilustrasi ekspor dan impor. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Ekonom menilai lobi yang dilakukan Pemerintah Indonesia terkait tarif Trump masih kurang maksimal. Pasalnya sampai saat ini belum ada hasil yang memastikan bahwa tarif 32% tersebut diturunkan.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto hanya mengungkapkan AS masih menunda pemberlakukan tarif impor 32%. Ini menjadi salah satu kabar dari upaya negosiasi kebijakan tarif Trump.
Sekretaris Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Yogyakarta, Y. Sri Susilo mengatakan ini menjadi penundaan kedua yang dilakukan oleh AS. Menunjukkan masih adanya dinamika lobi antara Indonesia dan pemerintah AS.
Ia berpandangan lobi yang dilakukan saat ini masih kurang optimal, apalagi posisi Duta Besar RI di AS kosong. Diundurnya lagi penerapan tarif Trump untuk yang kedua kalinya ini menurutnya bisa menjadi sebuah kesempatan memperkuat tim lobi. Jika perlu dilakukan langsung oleh Presiden RI.
BACA JUGA: Kaesang Ingin Jadi Ketum PSI Lagi, Jokowi Mengaku Tak Percaya Diri
"Kalau perlu Presiden, tampaknya tidak cukup tim lobi Menko harus diperkuat," ucapnya, Selasa (15/7/2025).
Menurutnya jika tarif 32% benar diberlakukan akan membuat produk-produk Indonesia menjadi tidak kompetitif, termasuk produk dari DIY. Pesaing produk Indonesia seperti garment dari Vietnam dan negara lainnya dikenakan tarif lebih rendah.
Sri mengatakan, sebenarnya pengenaan tarif dalam perdagangan internasional adalah hal yang wajar. Namun jika tarifnya terlalu tinggi maka yang akan diuntungkan adalah pemerintah AS, sementara produsen Indonesia dan konsumen di AS yang akan dirugikan.
Sehingga pemerintah AS masih menimbang apakah keuntungan pemerintah AS lebih kecil dari total kerugian. Kondisi ini membuat pemerintah AS masih tarik ulur.
"Penundaan ini karena pemerintah AS masih memberikan ruang negosiasi, karena prinsip dagang itu saling membutuhkan," katanya.
Ketua Komtap Pembinaan dan Pengembangan Sekretariat Kadin DIY, Timotius Apriyanto mengatakan dalam menyiasati tarif Trump di negara maju punya dua strategi. Pertama adalah negosiasi dan kedua adalah menyiapkan tindakan balasan jika Trump tetap menerapkan tarif tinggi.
Sementara langkah yang dilakukan Indonesia, kata Timotius, masih lobi saja. Diharapkan bisa di bawah 20% atau minimal 20% sama dengan Vietnam. "Saya kira Indonesia belum ada keputusan cenderung lobi," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD DIY mendukung wacana siswa tidak otomatis naik kelas mulai 2027 untuk mengukur kompetensi dan meningkatkan mutu pembelajaran.
Simak jadwal tayang dan sinopsis lima film Indonesia terbaru pada Oktober-November 2026, dari Laut Bercerita hingga People Pleaser.
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, menilai kekalahan timnya atas Persik Kediri tak lepas dari faktor ketidakberuntungan dan kelengahan di lini pertahanan. Ia j
PHP2Shell bisa memungkinkan peretas menjalankan kode di server tanpa login. Simak dampak, tanda kompromi, dan langkah pengamanan website.
Simak target tabungan pensiun berdasarkan usia menurut Fidelity, termasuk patokan menabung 15% pendapatan dan cara menyiapkannya.
Cari motor trail bekas dengan bujet Rp30 jutaan? Simak kisaran harga KLX150, Honda CRF150L, KLX250, dan tips sebelum membeli.