Advertisement
PLN Klaim Sukses Melayani Kelistrikan Nasional Selama Ramadan-Idulfitri 2024
PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah/DIY menyediakan Posko Mudik Lebaran di sepanjang jalur mudik di Jawa Tengah dan DIY.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA— PT PLN (Persero) menyampaikan selama masa siaga Ramadan-Idulfitri 2024 sejak 3 - 19 April 2024 pelayanan kelistrikan nasional berjalan sukses.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan beban puncak nasional tertinggi mencapai 42.948 megawatt (MW) dengan Daya Mampu Pasok sebesar 52.916 MW.
Advertisement
Sementara pada hari raya Idulfitri 10 April 2024 beban puncak mencapai 31.212 MW. Tumbuh 3,53% dibandingkan dengan Idul Fitri tahun lalu.
Darmawan mengatakan keandalan listrik selama momen Ramadan dan Idul Fitri 1445 H tak lepas dari sejumlah langkah mitigasi dan kesiagaan personel PLN Group. Baik pada sisi pembangkit, transmisi, maupun distribusi.
"Kami bersyukur momen Ramadan dan Idul Fitri pada tahun ini dapat dilalui dengan lancar tanpa ada kendala khususnya dari sektor kelistrikan," ucapnya dalam keterangan resminya, Minggu (21/4/2024).
Menurutnya lebih dari 81 personel dari PLN Group disiapsiagakan di seluruh penjuru tanah air. Bertugas di 2.766 posko di seluruh titik vital kelistrikan dan pusat kegiatan publik di seluruh tanah air.
Lebih lanjut dia mengatakan para personel dilengkapi dengan 1.731 unit genset, 735 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 1.206 Unit Gardu Bergerak (UGB), 188 Unit Kabel Bergerak (UKB)/Unit Kabel dan Kubikel Bergerak (UKKB), 19 unit Trafo Mobile, 33 unit Emergency Restoration System (ERS), 395 unit crane, 3.756 unit mobil operasional, dan 3.318 sepeda motor operasional.
Darmawan menyebut gangguan kelistrikan akibat bencana alam selama periode siaga juga bisa diatasi dengan cepat, di lokasi terdampak bencana alam. Ia menyebut keandalan kelistrikan ini juga ditopang oleh faktor digitalisasi layanan pelanggan melalui PLN Mobile.
"Tiap terjadi gangguan atau kebutuhan terkait layanan ketenagalistrikan bisa langsung melapor," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rahasia Kongo Gumi Bertahan 1.400 Tahun Lebih
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Ikuti Edaran Pusat, Sleman Kaji WFH ASN dan Efisiensi Energi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








