Advertisement
Inka Rampungkan 11 Kereta New Generation Pesanan KAI, Ini Perbedaannya dengan Kereta Lama

Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—PT INKA (Persero) telah menyelesaikan dan mengirimkan sebanyak 11 trainset atau rangkaian kereta new generation pesanan PT KAI (Persero).
"Sebanyak 11 rangkaian kereta tersebut terdiri dari delapan rangkaian kelas eksekutif (K1), dua rangkaian kelas ekonomi (K3), serta satu rangkaian campuran yang terdiri dari empat "car" K1, lima car K3, satu kereta makan, dan satu kereta pembangkit," kata Senior Manager Humas dan Kantor Perwakilan PT INKA (Persero) Agung Dwi Cahyono dalam keterangannya di Madiun, Jumat (3/5/2024).
Advertisement
BACA JUGA: Cara Membeli Tiket Kereta Bandara YIA Jogja, Hanya Rp20.000
Menurutnya, terdapat kereta api lain yang juga telah dirampungkan oleh PT INKA dan telah dikirimkan kepada KAI, yakni tiga car non-trainset, yang terdiri dari satu gerbong kereta makan serta dua gerbong kereta bagasi.
"Sementara itu, rangkaian sebanyak 12 trainset, sedang memasuki proses pengujian dinamis di lintas, sedangkan untuk trainset selanjutnya masih dalam proses produksi di pabrik PT INKA Madiun," ujarnya.
Dia menjelaskan produksi rangkaian kereta new generation oleh PT INKA tersebut menjadi wujud dedikasi dan kerja keras para anak bangsa dalam memberikan produk kereta terbaik.
"Tentunya PT INKA berdedikasi dan terus memberikan kualitas terbaik untuk transportasi perkeretaapian Indonesia. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait, dalam memastikan kualitas produk melalui tahapan pengujian yang berlaku. Kami berharap kereta new generation ini menjadi wujud perkembangan transportasi perkeretaapian di Indonesia," kata dia.
Adapun, keunggulan dari gerbong kereta new generation buatan INKA kali ini cukup signifikan jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya.
Seperti pada kelas ekonomi yang telah digunakan pada rangkaian KA Majapahit, kapasitas gerbong yang dulunya mencapai 106 kursi dengan formasi 3-2 serta sandaran tegak lurus dan saling berhadapan, kini bertransformasi menjadi 72 kursi tunggal yang ergonomis dengan formasi 2-2 dan tentunya jauh lebih leluasa dan nyaman bagi penumpang ekonomi.
Beberapa fitur yang dapat dinikmati di berbagai kelas lainnya, di antaranya adalah Digital Passenger Information & Display System, Customer Service On Train yang ditampilkan dalam bentuk nomor kereta digital, dan nomor kursi digital. Selain itu, juga terdapat estimated time of arrival (ETA), informasi stasiun tujuan terakhir, stasiun saat ini, dan yang akan dilalui, informasi status pintu terbuka atau tertutup, status isi atau kosong toilet, suhu ruangan, baris tempat duduk, serta nama dan nomor HP petugas.
BACA JUGA: Ekosistem Kendaraan Listrik di RI Segera Terbentuk, Ini Kata Jokowi
Selain itu, perbedaan yang dirasa cukup signifikan dengan gerbong kereta versi lama adalah adanya pintu otomatis yang dilengkapi dengan anti-trap. Pintu otomatis di kereta new generation ini meliputi pintu masuk bordes serta pintu masuk ruang penumpang dan penghubung antar kereta.
Kereta new generation dari PT INKA juga telah dilengkapi dengan "corrugated bellow" pada sambungan antar kereta. "Dengan demikian, kebisingan pada kereta dapat diredam lebih baik sehingga perjalanan akan menjadi lebih aman dan nyaman bagi para penumpang kereta," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : ANTARA
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pemerintah Telah Gelontorkan Dana Bansos Rp43,6 Triliun, Terserap 12,1 Persen
- 6 Mata Uang Ini Gilas Dolar AS
- Tiga Alasan Bank Indonesia Menurunkan Suku Bunga Saat Ini Jadi 5,5 Persen
- Presiden Prabowo Sebut Jatah Impor BBM 40 Miliar Dolar AS Bisa Digunakan untuk Pendidikan dan Kesehatan
- Bank Indonesia Pangkas Suku Bunga Acuan Menjadi 5,5 Persen
Advertisement

Pembebasan Lahan Tol Jogja-Solo Seksi 1 dan Seksi 2 Wilayah Sleman Diperluas hingga 27 Hektare, Ini Data Desa Terdampak
Advertisement

Berikut Sejumlah Destinasi Wisata Berbasis Pedesaan di Bantul
Advertisement
Berita Populer
- Anak Usaha BUMN yang Merugikan UMKM Diusulkan untuk Dibubarkan
- Pertamina Diminta Impor Minyak dari Amerika Serikat, Menteri Bahlil: Tidak Ada Alasan
- Di Jakarta, Perusahaan yang Menahan Ijazah Karyawan Diancam Dicabut Izinnya
- Pemerintah Telah Gelontorkan Dana Bansos Rp43,6 Triliun, Terserap 12,1 Persen
- Begini Tanggapan Ekonom DIY Atas Keputusan BI Turunkan Suku Bunga Jadi 5,50 Persen
- Novotel Suites Yogyakarta Malioboro Raih Penghargaan dari Dinsosnakertrans Kota Jogja
- Serunya Fitur Games Di Aplikasi MotorkuX, Tukar Poin jadi Kupon Layanan Kebutuhan Motor Honda Kesayangan
Advertisement