Advertisement
Tamasya Seru Bareng Classy Yamaha, Telusuri Jejak Budaya dan Sejarah di Kota MagelangJogja
Skutik Classy Yamaha hadir pada kegiatan bertajuk Classy Hang Out yang berlangsung di Kota Magelang dan Jogja pada akhir pekan kemarin (11/12 Mei 2024). Istimewa
Advertisement
JOGJA—Sebagai salah satu produk yang mengangkat karakter gaya hidup masa kini, banyak cara yang dilakukan oleh Yamaha untuk mendekatkan jajaran skutik Classy kepada para anak muda.
Salah satunya, dengan menghadirkan unit Fazzio dan Grand Filano di berbagai event bernuansa lifestyle. Seperti halnya yang dilakukan di area Jawa Tengah, skutik Classy Yamaha hadir pada kegiatan bertajuk Classy Hang Out yang berlangsung di Kota Magelang dan Jogja pada akhir pekan kemarin (11-12 Mei 2024).
Advertisement
Event eksklusif yang dibuka secara terbatas ini, merupakan hasil kolaborasi antara pihak Yamaha dengan para komunitas penggiat walking tour di kota setempat. Melalui event itu, para peserta akan diajak bertamasya ke berbagai tempat menarik di kota Magelang dan Jogja menggunakan sepeda motor. Tujuannya untuk mengeksplorasi budaya serta Sejarah kota yang turut melibatkan para tour guide lokal.
”Event Classy Hang Out yang rutin digelar oleh Yamaha Jateng & Yogyakarta bekerja sama dengan para pegiat Walking Tour, merupakan pembuktian bahwa jajaran skutik Classy Yamaha merupakan kendaraan yang sangat cocok untuk menjawab berbagai kebutuhan mobilitas maupun gaya hidup para kaum muda saat ini. Karena selain handal, nyaman, dan efisien untuk digunakan blusukan di area perkotaan, baik Fazzio dan Grand Filano juga sama-sama mempunyai desain stylish yang selaras dengan selera dan karakter para kaum muda,” ungkap Paulus Paul Himawan, Chief Yamaha Area Jateng dan DIY.
Classy Hang Out yang berlangsung di area Magelang pada Sabtu (11/5/2024), mengangkat tema bertajuk Kembara Syailendra. Pada event itu, sebanyak belasan peserta dari berbagai daerah yang mendaftar diajak untuk berkunjung ke-3 candi yang menjadi simbol eksistensi ajaran Budha di Jawa Tengah pada masa Dinasti (Wangsa) Syailendra sejak tahun 752. Ketiga candi tersebut meliputi Candi Ngawen, Candi Pawon, Candi Mendut dan terkahir acara berakhir di Area Candi Borobudur.
Sementara itu, untuk Classy Hang Out area Yogyakarta yang berlangsung pada Minggu (12/5/2024), tema yang diangkat adalah Tapak Tilas Jejak Budi Utomo dalam rangka menyambut hari Kebangkitan Nasional pada 20 Mei mendatang. Selaras dengan tema yang diangkat, pada trip Classy Hang Out kali ini, peserta terpilih yang terdiri dari 20 orang itu, menyambangi bangunan-bangunan monumental di kota Yogyakarta yang sarat dengan sejarah pergerakan organisasi Budi Utomo, yang merupakan organisasi pergerakan nasional pertama di Indonesia pada masa pra-kemerdekaan.
Bangunan atau landmark yang dikunjungi meliputi Monunem Perjuangan, SMA Negeri 11 Jogja yang merupakan lokasi kongres pertama Budi Utomo, hingga berziarah ke makam Dr Wahidin Soediro Hoesodo yang merupakan salah satu tokoh pendiri Budi Utomo kala itu.
Salah satu peserta event Classy Hang Out bernama Lili Utami asal Magelang, mengaku antusias dengan adanya kegiatan seperti ini. Pasalnya, selain dapat menjadi sarana hiburan dalam menghabiskan waktu di akhir pekan, kegiatan ini juga bersifat edukatif untuk mengenal budaya dan Sejarah bangsa. Ditambah lagi selama trip menuju destinasi tujuan, para peserta berkesempatan mengendarai skutik Fazzio dan Grand Filano yang notabene merupakan model anyar dari Yamaha.
“Seru Banget! Acara yang sangat inovatif dan keren, semoga kedepan bisa join lagi,” terangnya.
Untuk informasi lebih lanjut terkait kegiatan Classy Hang Out, silahkan kunjungi Instagram @yamahajateng dan @yamahajogja. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rahasia Kongo Gumi Bertahan 1.400 Tahun Lebih
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement






