Advertisement

Transformasi KAI, Meningkatkan Layanan Kereta Api yang Ramah Energi

Media Digital
Rabu, 28 Agustus 2024 - 20:32 WIB
Abdul Hamied Razak
Transformasi KAI, Meningkatkan Layanan Kereta Api yang Ramah Energi Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Krisbiyantoro saat memaparkan materi Talkshow Kemerdekaan RI bertema Semangat Baru Indonesia Maju melalui live streaming Youtube Harian Jogja dan Star FM pada Rabu (28/8 - 2024).

Advertisement

JOGJA—Selain kecepatannya, kereta api juga menjadi moda yang mampu mengangkut jumlah besar dan sangat membantu masyarakat. Tak salah jika kereta api terus menjadi incaran sebagai moda transportasi yang mampu memberikan solusi bagi semua kalangan. Ini tidak lepas dari transformasi yang dilakukan PT KAI.

Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Krisbiyantoro mengatakan sejak dulu KAI dikenal sebagai product oriented. Membuat rel kereta, jalan kereta api dan juga kereta api. Tidak hanya itu, dulu masyarakat naik kereta berbondong-bondong terutama saat Idulfitri.

Advertisement

"Bisa dibanyangkan dulu naik kereta ada yang lewat jendela dan sebagainya. Mengerikan. Jangan lagi seperti itu. Namun mulai 2009 KAI melakukan perubahan," katanya saat mengikuti Talkshow Kemerdekaan RI bertema Semangat Baru Indonesia Maju melalui live streaming Youtube Harian Jogja dan Star FM pada Rabu (28/8/2024).

Selain Krisbiyantoro, narasumber lainnya yang hadir adalah GM Telkom Witel Yogya Jateng Selatan Agus Faisal, Manager PLN UP3 Yogyakarta Pundhi Nugroho Jati dan Eksekutif General Manajer PT Pos Indonesia Kantor Cabang Utama Pos Yogyakarta Sujatmiko. Kegiatan yang didukung oleh Telkom Indonesia itu dimoderatori oleh Deputi Direktur Harian Jogja Nugroho Nurcahyo.

Kris mengatakan, ke depan PT KAI akan terus berkolaborasi dengan berbagai BUMN seperti Telkom, PLN dan PosIND. "Misalnya, layanan Wifi di kereta-kereta eksklusif dan luxury itu bisa dikembangkan dengan Telkom. Dengan PLN, kami kerjasama melayani KRL karena peminatnya sangat banyak, digemari," katanya.

Rencananya, kata Kris, pengembangan KRL akan dilakukan perpanjangan ke arah Barat hingga Kebumen dan ke arah Timur hingga Madiun. "Dengan demikian, kolaborasi ini akan terus dilakukan," katanya.

Menurut Kris, bisnis kereta api mengutamakan keselamatan. Itu bisa diprediksi jika maintenance dilakukan dengan baik. Mulai dari peningkatan SDM hingga perbaikan seluruh infrastruktur. "Makanya kami menjamin pelayanan, keselamatan dan terus mengembangkan intrastruktur. Kami berikan layanan kemudahan baik tiket, penjemputan hingga masalah ramah lingkungan," katanya.

Di KAI, bahan bakar yang digunakan adalah B40 yang kadarnya 40% dicampur organik atau bio. Hal ini menjadi salah satu komitmen bagi KAI untuk ramah lingkungan dan mendukung zeo emisi. "Saat ini masih terus dikaji karena ini masih energi terbarukan. Termasuk penyediaan listik melalui PLTS atau tenaga surya di masing-masing stasiun seperti di Stasiun Solo Balapan," katanya. (***)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari

Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari

Bantul
| Sabtu, 04 April 2026, 11:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement