Advertisement
PAFI Tulungagung Bagikan Tips Memilih Obat
Ilustrasi obat/obatan. / Freepik
Advertisement
JOGJA—Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) merupakan wadah yang menghimpun tenaga ahli di bidang farmasi di Indonesia yang didirikan pada 13 Februari 1946 di Yogyakarta. Sebagian besar pengurus PAFI di daerah memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan khususnya di bidang farmasi.
PAFI Tulungagung (pafitulungagung.org) berusaha berkontribusi terhadap masyarakat dalam layanan kesehatan. Salah satunya melalui edukasi terkait kefarmasian di tengah masyarakat yaitu cara memilih obat
Advertisement
Memilih obat farmasi yang tepat memerlukan kehati-hatian agar sesuai dengan kondisi kesehatan Anda. Berikut beberapa tips yang bisa diikuti:
Konsultasikan dengan Dokter atau Apoteker
Sebelum memilih obat, pastikan Anda sudah berkonsultasi dengan profesional kesehatan. Mereka dapat memberikan rekomendasi yang sesuai dengan kondisi medis Anda.
Baca Label dan Petunjuk Penggunaan
Pastikan untuk membaca informasi di label, termasuk dosis, cara penggunaan, dan peringatan. Pahami juga apakah ada kontraindikasi yang relevan dengan kondisi Anda.
Perhatikan Kandungan Aktif
Jangan hanya berfokus pada merek obat, tetapi juga cek bahan aktif yang terkandung di dalamnya untuk memastikan itu cocok dengan kebutuhan Anda.
Perhatikan Tanggal Kadaluarsa
Jangan pernah mengonsumsi obat yang sudah melewati tanggal kadaluarsa karena dapat berbahaya atau tidak efektif.
Pilih Sesuai Gejala
Setiap obat memiliki tujuan spesifik. Pilihlah obat yang memang sesuai dengan gejala yang Anda rasakan, misalnya obat batuk untuk batuk, bukan obat flu.
Periksa Efek Samping dan Interaksi
Beberapa obat dapat memiliki efek samping atau berinteraksi dengan obat lain. Pastikan Anda memeriksa apakah obat yang Anda pilih aman jika dikonsumsi bersamaan dengan obat lain yang sedang Anda gunakan.
Gunakan Obat Generik Jika Memungkinkan
Obat generik biasanya memiliki bahan aktif yang sama dengan obat bermerek tetapi dengan harga lebih terjangkau. Ini bisa menjadi pilihan yang baik selama tidak ada larangan dari dokter.
Jangan Membeli Tanpa Resep untuk Obat Keras
Jika obat tersebut termasuk golongan obat keras seperti antibiotik atau obat penenang, jangan membeli tanpa resep dari dokter.
Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat lebih bijak dalam memilih obat yang aman dan sesuai dengan kebutuhan. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rahasia Kongo Gumi Bertahan 1.400 Tahun Lebih
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








