Ekonomi DIY Tumbuh 5,75% pada Triwulan II 2026, Tertinggi di Jawa
Ekonomi DIY tumbuh 5,75% pada triwulan II 2026, tertinggi di Pulau Jawa. BPS mengungkap sektor pendorong dan BI optimistis tren berlanjut.
Pengumpulan minyak jelantah di UCollect Box. /dok istimewa Pertamina.
Harianjogja.com, JOGJA— PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga melanjutkan program pengumpulan Used Cooking Oil (UCO) atau minyak jelantah di sejumlah SPBU dan rumah sakit IHC Pertamina. UCOllector atau masyarakat yang mengumpulkan minyak jelantah di UCollect Box akan memperoleh rewards berupa saldo e-wallet mulai dari Rp6.000 per liter dan akan memperoleh tambahan poin MyPertamina sebanyak 5 poin/liter.
Area Manager Commrel & CSR Jawa Tengah DIY Pertamina Patra Niaga, Taufiq Kurniawan mengatakan program ini sifatnya masih pilot project di Jabodetabek. Belum ada rencana perluasan ke wilayah lain. "Baru pilot project, belum ada [rencana ke wilayah lain]," ucapnya, Rabu (15/1/2025).
BACA JUGA : Tukar Minyak Jelantah Dapat Saldo e-Wallet dan Poin MyPertamina
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari mengatakan sebagai bagian dari komitmen energi berkelanjutan program Green Movement UCO yang telah diluncurkan sejak 21 Desember 2024 berhasil mengumpulkan 1.162 liter minyak jelantah di 6 titik UCOllect Box.
Ia menyebut Green Movement UCO adalah langkah nyata menerapkan prinsip ekonomi sirkular. UCO yang selama ini dianggap sebagai limbah rumah tangga, setelah dikumpulkan akan dibawa ke anak perusahaan Pertamina Group untuk diolah menjadi biofuel seperti HVO (Hydro Treated Vegetable Oil) dan SAF (Sustainable Aviation Fuel).
"Inisiatif ini tidak hanya mengurangi limbah rumah tangga tetapi menjadi bagian dari solusi energi bersih yang lebih ramah lingkungan," katanya.
Menurutnya program pengumpulan minyak jelantah yang dilakukan oleh perusahaan hilir Migas telah menjadi tren global dalam mendukung transisi energi bersih. Di Indonesia konsumsi minyak goreng di sektor rumah tangga mencapai 2,66 juta ton per tahun. Ia mengatakan inisiasi Green Movement UCO adalah upaya Pertamina untuk membawa Indonesia sejalan dengan tren global.
Perusahaan Migas yang terbukti efektif mendukung pengelolaan limbah UCO dan membantu mempercepat transisi energi bersih. Serta mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Program Green Movement UCO ini merupakan program pilot project yang akan berlangsung selama setahun kedepan, bekerjasama dengan noovoleum sebagai penyedia UCOllect Box yang telah tersertifikasi internasional sebagai pengumpul minyak jelantah atau UCO.
BACA JUGA : Kolaborasi Dagangan dengan Greenia Manfaatkan Jelantah Jadi Biofuel
Saat ini pengumpulan berada di 6 titik yaitu di Kantor Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat di Jakarta Pusat, Rumah Sakit Pertamina Pusat di Jakarta Selatan, SPBU 31.401.01 Dago Bandung, SPBU 31.128.02 MT Haryono Jakarta Selatan, SPBU 31.134.02 Kalimalang Jakarta Timur, dan SPBU 31.153.01 BSD Tangerang Selatan, keenam titik tersebut akan terus di evaluasi berkelanjutan untuk ekspansi ke lokasi lainnya di Indonesia.
"Masyarakat yang mengumpulkan minyak jelantah di UCollect Box akan memperoleh rewards berupa saldo e-wallet sebesar mulai dari Rp6.000 per liter dan akan memperoleh tambahan poin MyPertamina sebanyak 5 poin per liter."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekonomi DIY tumbuh 5,75% pada triwulan II 2026, tertinggi di Pulau Jawa. BPS mengungkap sektor pendorong dan BI optimistis tren berlanjut.
Pemerintah membentuk posko terpadu untuk menangani gempa NTT dan mempercepat pemulihan jalan, jembatan, rumah sakit, listrik, serta internet.
Dua Pos Lantas di Surabaya dilempari bom molotov. Polisi menangkap pelaku dan masih menyelidiki motif serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Harga emas menguat 0,84% sepekan dan diprediksi melanjutkan reli. Emas berpeluang menguji level US$4.503 per troy ounce.
Australia dan Malaysia menyampaikan belasungkawa atas gempa M7,7 di NTT yang berdampak pada ribuan warga dan menewaskan 47 orang.
BPC HIPMI Kota Yogyakarta mempertemukan lebih dari 50 peserta pitching dengan investor melalui Jogja Investment Arena 2026.