BPR di DIY Tinggal 52, OJK Ungkap Penyebab dan Proyeksinya
Jumlah BPR di DIY turun menjadi 52 hingga Triwulan II 2026. OJK menyebut konsolidasi masih berlanjut hingga akhir tahun.
Pengumpulan minyak jelantah di UCollect Box. /dok istimewa Pertamina.
Harianjogja.com, JOGJA— PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga melanjutkan program pengumpulan Used Cooking Oil (UCO) atau minyak jelantah di sejumlah SPBU dan rumah sakit IHC Pertamina. UCOllector atau masyarakat yang mengumpulkan minyak jelantah di UCollect Box akan memperoleh rewards berupa saldo e-wallet mulai dari Rp6.000 per liter dan akan memperoleh tambahan poin MyPertamina sebanyak 5 poin/liter.
Area Manager Commrel & CSR Jawa Tengah DIY Pertamina Patra Niaga, Taufiq Kurniawan mengatakan program ini sifatnya masih pilot project di Jabodetabek. Belum ada rencana perluasan ke wilayah lain. "Baru pilot project, belum ada [rencana ke wilayah lain]," ucapnya, Rabu (15/1/2025).
BACA JUGA : Tukar Minyak Jelantah Dapat Saldo e-Wallet dan Poin MyPertamina
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari mengatakan sebagai bagian dari komitmen energi berkelanjutan program Green Movement UCO yang telah diluncurkan sejak 21 Desember 2024 berhasil mengumpulkan 1.162 liter minyak jelantah di 6 titik UCOllect Box.
Ia menyebut Green Movement UCO adalah langkah nyata menerapkan prinsip ekonomi sirkular. UCO yang selama ini dianggap sebagai limbah rumah tangga, setelah dikumpulkan akan dibawa ke anak perusahaan Pertamina Group untuk diolah menjadi biofuel seperti HVO (Hydro Treated Vegetable Oil) dan SAF (Sustainable Aviation Fuel).
"Inisiatif ini tidak hanya mengurangi limbah rumah tangga tetapi menjadi bagian dari solusi energi bersih yang lebih ramah lingkungan," katanya.
Menurutnya program pengumpulan minyak jelantah yang dilakukan oleh perusahaan hilir Migas telah menjadi tren global dalam mendukung transisi energi bersih. Di Indonesia konsumsi minyak goreng di sektor rumah tangga mencapai 2,66 juta ton per tahun. Ia mengatakan inisiasi Green Movement UCO adalah upaya Pertamina untuk membawa Indonesia sejalan dengan tren global.
Perusahaan Migas yang terbukti efektif mendukung pengelolaan limbah UCO dan membantu mempercepat transisi energi bersih. Serta mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Program Green Movement UCO ini merupakan program pilot project yang akan berlangsung selama setahun kedepan, bekerjasama dengan noovoleum sebagai penyedia UCOllect Box yang telah tersertifikasi internasional sebagai pengumpul minyak jelantah atau UCO.
BACA JUGA : Kolaborasi Dagangan dengan Greenia Manfaatkan Jelantah Jadi Biofuel
Saat ini pengumpulan berada di 6 titik yaitu di Kantor Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat di Jakarta Pusat, Rumah Sakit Pertamina Pusat di Jakarta Selatan, SPBU 31.401.01 Dago Bandung, SPBU 31.128.02 MT Haryono Jakarta Selatan, SPBU 31.134.02 Kalimalang Jakarta Timur, dan SPBU 31.153.01 BSD Tangerang Selatan, keenam titik tersebut akan terus di evaluasi berkelanjutan untuk ekspansi ke lokasi lainnya di Indonesia.
"Masyarakat yang mengumpulkan minyak jelantah di UCollect Box akan memperoleh rewards berupa saldo e-wallet sebesar mulai dari Rp6.000 per liter dan akan memperoleh tambahan poin MyPertamina sebanyak 5 poin per liter."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumlah BPR di DIY turun menjadi 52 hingga Triwulan II 2026. OJK menyebut konsolidasi masih berlanjut hingga akhir tahun.
Aktivitas Merapi dan kondisi alam menjadi pertimbangan wisatawan sebelum berkunjung ke Sleman, meski wisata kawasan Merapi tetap diminati.
Arab Saudi mengancam respons tegas terhadap Houthi setelah serangan rudal dan drone melukai 13 warga sipil di wilayah selatan.
Padat Karya Sleman 2026 tak mendapat tambahan APBD Perubahan. Program BKK DIY masih berlanjut hingga tahap ketiga pada Oktober-November.
Kenali tanda disleksia pada anak saat belajar membaca, mulai sulit mengenali huruf hingga membaca lambat dan kesenjangan nilai akademik.
Perkara TPPU yang menyeret Febrie Adriansyah masuk tahap finalisasi. Tim 9 Kejagung menunggu P-21 sebelum penyerahan tersangka dan barang bukti.