Perda DIY Nomor 3 Tahun 2025 Tentang Pengelolaan Pelabuhan Perikanan
Berikut ini naskah Peraturan Daerah DIY Nomor 3 Tahun 2025 Tentang Pengelolaan Pelabuhan Perikanan
Dalam acara yang dilaksanakan pada Kamis (13/3/2025) di Kantor PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan DIY, PLN memberikan paket sembako murah pada masyarakat.
SEMARANG—Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, PLN mengadakan program Terang Berkah Ramadan yang bertujuan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam acara yang dilaksanakan pada Kamis (13/3/2025) di Kantor PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan DIY, PLN memberikan paket sembako murah pada masyarakat.
Berkolaborasi dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) perwakilan Jawa Tengah, PLN melalui program Terang Berkah Ramadan ini menyediakan 1.000 paket sembako yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu serta tenaga alih daya PLN Group di Kota Semarang.
Setiap paket sembako berisi kebutuhan pokok masyarakat meliputi lima kilogram beras premium, satu kilogram gula, dan satu liter minyak goreng ini dijual dengan harga khusus sebesar Rp50.000 per paket.
General Manager PLN UID) Jawa Tengah dan DIY, Sugeng Widodo saat ditemui di Kantornya Selasa (18/3) mengungkapkan, sebagai perusahaan yang memiliki peran strategis dalam menyediakan energi listrik bagi masyarakat, PLN berkomitmen untuk tidak hanya memastikan pasokan listrik yang andal, tetapi juga berkontribusi dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Program ini menjadi wujud nyata kepedulian PLN terhadap pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat serta dukungan terhadap mereka yang membutuhkan, khususnya di bulan yang penuh berkah ini,” tutur Sugeng.
Dwi Noviyanti, salah satu penerima manfaat paket sembako murah dari Kelurahan Karangrejo, Semarang, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan oleh PLN.
“Terima kasih PLN, dengan adanya sembako murah ini kami masyarakat sangat terbantu dan program ini bermanfaat sekali untuk kami masyarakat,” jelas Dwi.
Sugeng menambahkan, program ini juga merupakan bagian dari upaya PLN dalam mendorong peningkatan akses listrik melalui pemasangan baru dan penambahan daya di berbagai fasilitas umum.
“Hasil dari penjualan paket sembako ini tidak digunakan untuk kepentingan komersial, melainkan dialokasikan sepenuhnya untuk bantuan biaya pemasangan baru dan penambahan daya listrik gratis di berbagai fasilitas umum masyarakat, seperti sekolah, pondok pesantren, puskesmas, posyandu, rumah ibadah, dan panti sosial,” jelas Sugeng.
BACA JUGA: Pemkot Jogja Terapkan WFA Sejak H-7 Lebaran 2025, Jamin Pelayanan Tak Terganggu
Momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mempererat kebersamaan dan saling berbagi. Dengan adanya program ini, PLN berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat hubungan baik dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pelanggan dan mitra kerja.
Melalui program ini, PLN berharap dapat menghadirkan keberkahan dan kebahagiaan bagi masyarakat di bulan Ramadan, sekaligus memperkuat peran listrik sebagai pendorong kesejahteraan dan kemajuan bersama.
PLN mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi banyak orang. Ke depan program-program seperti ini akan lebih digalakkan lagu untuk memberikan dampak lebih kepada masyarakat. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berikut ini naskah Peraturan Daerah DIY Nomor 3 Tahun 2025 Tentang Pengelolaan Pelabuhan Perikanan
Survei UKG memprediksi Piala Dunia 2026 dapat menggerus produktivitas kerja global hingga Rp275 triliun akibat absensi dan fenomena presenteeism.
Rupiah melemah hingga Rp18.015 per dolar AS pada perdagangan Kamis. BI diperkirakan meningkatkan intervensi di tengah tekanan global dan penguatan dolar AS.
Libur panjang Waisak dan Iduladha 2026 mendorong lonjakan pengguna KA Bandara YIA. PT Railink mencatat 45.898 penumpang dalam sepekan.
UGM menemukan anomali gas hidrogen tinggi di lokasi api misterius Seyegan. Limbah organik rumah pemotongan ayam diduga menjadi sumber utama gas.
Indonesia U-19 berada di bawah Malaysia dalam klasemen runner-up terbaik Piala AFF U-19 2026 meski punya poin dan selisih gol yang sama. Faktor fair play jadi p