Advertisement
Kendaraan Pemudik Diisi Pertamax, Perjalanan Makin Nyaman
Mobil pemudik tengah mengisi Pertamax di SPBU Timoho, Jogja, Rabu (27/3/2025).- Harian Jogja - Alfi Annisa Karin
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Para pemudik dari berbagai kota sudah mulai tiba di Jogja untuk merayakan Lebaran bersama keluarga. Pemudik mengisahkan perjalanan mereka yang tak banyak bermasalah, termasuk performa kendaraan saat menggunakan Pertamax.
Pemudik asal Makassar, Sulawesi Selatan, Andi Idil, mengaku mobil Suzuki Katana yang ia gunakan sebenarnya bisa saja menggunakan BBM beroktan rendah seperti RON 90 atau Pertalite.
Advertisement
Namun, dia meyakini semakin tinggi kadar oktan seperti RON 92 atau Pertamax, semakin baik dan nyaman juga performa kendaraan. Terkait dengan isu Pertamax bermasalah, dia sempat kecewa tetapi dia tetap percaya dengan menggunakan Pertamax. “Saya masih tetap kok pakai Pertamax juga. Masih percaya," kata Idil kepada Harianjogja.com, Sabtu (29/3/2025).
Idil meyakini masih banyak pengelola SPBU yang jujur dan mengutamakan produk serta pelayanan kepada konsumen.
BACA JUGA : Tok! Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1446 H 31 Maret 2025
Area Manager Communication, Relations, and Corporate Social Responsibility (CSR) Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Taufiq Kurniawan, memastikan BBM jenis Pertamax yang beredar di masyarakat sudah melewati sejumlah pengecekan sehingga dipastikan sudah sesuai standar alias tidak bermasalah.
Dia menyebut pengecekan dilakukan sejak BBM didatangkan dari Cilacap menuju ke Rewulu. Jika hasilnya sesuai spesifikasi, maka BBM akan ditampung di dalam storage milik Pertamina.
Selanjutnya, BBM akan diangkut menggunakan mobil tanki untuk dibawa ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Sesampainya di SPBU, BBM akan kembali dicek sesuai dengan standar yang digunakan. “Lagipula, SPBU berhak menolak kalau BBM-nya tidak sesuai spesifikasi,” ujar Taufiq, Selasa (25/3/2025).
Taufiq juga menjelaskan isu soal perbedaan warna Pertamax yang sempat dibandingkan oleh masyarakat dan tersebar di sosial media sehingga dianggap bermasalah itu sebenarnya tak berpengaruh pada kualitas Pertamax.
Dia menyebut Dirjen Migas memasang aturan warna Pertamax adalah warna biru. Akan tetapi tak ada spesifikasi mendetail tentang warna biru yang dimaksud dan dipastikan Pertamax yang beredar sudah memenuhi standar warna biru yang ditetapkan oleh Dirjen Migas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pertamina Sebut Amankan Pasokan Energi Sebelum Gejolak Timur Tengah
- Tiket Lebaran Masih Tersedia, 41.067 Penumpang Padati Daop 6 Jogja
- Konflik AS-Iran Ancam Harga Minyak, Tekan Fiskal Indonesia
- Anggaran MBG Tembus Rp19 Triliun per Bulan, Ini Datanya
- Pertamina Antisipasi Gangguan Pasokan Energi dari Selat Hormuz
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tiket Lebaran Masih Tersedia, 41.067 Penumpang Padati Daop 6 Jogja
- Pertamina Sebut Amankan Pasokan Energi Sebelum Gejolak Timur Tengah
- Lorong Bernuansa Masjid Nabawi Sambut Pemudik di Stasiun Jogja
- Minyakita Sulit Ditemukan di Pasar Pedagang Diminta Urus NIB
- Jepang Lepas Cadangan Minyak Saat Jalur Hormuz Terganggu
- Tekanan Harga Barang dan Jasa Diperkirakan Menguat Menjelang Lebaran
- Pertamina Patra Niaga: Stok BBM dan LPG Jelang Lebaran Aman
Advertisement
Advertisement









