BI-Rate Naik 5,25 Persen, Pengamat Prediksi Rupiah Bakal Menguat
BI-Rate naik 5,25%. Ekonom nilai langkah tepat, rupiah diprediksi menguat ke Rp16.800 per dolar AS.
Pelita Air menggunakan pesawat A320./ Dok. Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Maskapai penerbangan Pelita Air, anak usaha PT Pertamina (Persero) di sektor penerbangan, siap meluncurkan rute internasional perdananya yang akan mulai beroperasi pada 18 Agustus 2025.
Corporate Secretary Pelita Air Patria Rhamadonna dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin, mengatakan penerbangan internasional dari dan ke Singapura itu menjadi tonggak sejarah baru bagi Pelita Air dalam memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan kontribusi di sektor transportasi udara nasional dan internasional.
“(Upaya) Memperluas rute internasional perdana merupakan bukti komitmen kami dalam memberikan layanan terbaik dan memperkuat posisi sebagai maskapai yang andal dan profesional,” kata Patria.
Ia mengatakan langkah strategis ini sejalan dengan upaya perusahaan untuk terus bertransformasi dan menghadirkan layanan penerbangan yang kompetitif serta berkualitas tinggi, tidak hanya di pasar domestik tetapi juga di pasar global.
Menurut Patria, langkah inisiatif perusahaan dalam rencana pembukaan rute internasional merupakan bagian dari visi besar Pelita Air dalam menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat dan memperkuat konektivitas udara Indonesia dengan dunia internasional.
“Pelita Air terus melakukan transformasi dan ekspansi layanan untuk menjawab tantangan industri penerbangan,” ujar Patria.
Pelita Air memastikan bahwa dalam operasional internasional itu, perusahaan tetap mengedepankan standar keselamatan, kenyamanan dan layanan prima bagi seluruh penumpang, katanya, menambahkan.
“Informasi lengkap mengenai destinasi dan jadwal rute internasional perdana akan diumumkan dalam waktu dekat melalui kanal resmi perusahaan,” kata Patria, menambahkan.
Dengan kehadiran rute internasional itu, lanjutnya, Pelita Air optimistis dapat turut mendukung pariwisata, perdagangan dan konektivitas global Indonesia, khususnya dalam menyambut momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso mengatakan pembukaan rute penerbangan internasional itu sejalan dengan strategi Pertamina dalam mendorong kemandirian dan daya saing anak usaha di sektor energi dan transportasi terintegrasi.
“Langkah pembukaan rute internasional ini menunjukkan kemajuan signifikan dari Pelita Air sebagai bagian dari ekosistem Pertamina Group,” kata Fadjar.
“Kami mendukung penuh transformasi ini karena turut memperkuat peran Pertamina dalam mendukung konektivitas nasional, membuka peluang bisnis baru, serta memperluas kontribusi BUMN untuk Indonesia,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BI-Rate naik 5,25%. Ekonom nilai langkah tepat, rupiah diprediksi menguat ke Rp16.800 per dolar AS.
Harga emas Pegadaian hari ini Kamis 21 Mei 2026 turun. Emas Antam jadi Rp2,862 juta, UBS Rp2,797 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Imigrasi Sulsel menemukan WNA asal Filipina dan Malaysia memakai KTP Indonesia untuk mengurus paspor RI di sejumlah daerah.
Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap memakai radar dan satelit untuk melacak aset ilegal serta memburu koruptor hingga bungker bawah tanah.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.