Amran Pastikan El Nino Tak Ganggu Pangan RI, Stok Beras 5,24 Juta Ton
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan El Nino tidak akan mengganggu ketahanan pangan Indonesia. Stok beras nasional mencapai 5,24 juta ton dan produk
Pelita Air menggunakan pesawat A320./ Dok. Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Maskapai penerbangan Pelita Air, anak usaha PT Pertamina (Persero) di sektor penerbangan, siap meluncurkan rute internasional perdananya yang akan mulai beroperasi pada 18 Agustus 2025.
Corporate Secretary Pelita Air Patria Rhamadonna dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin, mengatakan penerbangan internasional dari dan ke Singapura itu menjadi tonggak sejarah baru bagi Pelita Air dalam memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan kontribusi di sektor transportasi udara nasional dan internasional.
“(Upaya) Memperluas rute internasional perdana merupakan bukti komitmen kami dalam memberikan layanan terbaik dan memperkuat posisi sebagai maskapai yang andal dan profesional,” kata Patria.
Ia mengatakan langkah strategis ini sejalan dengan upaya perusahaan untuk terus bertransformasi dan menghadirkan layanan penerbangan yang kompetitif serta berkualitas tinggi, tidak hanya di pasar domestik tetapi juga di pasar global.
Menurut Patria, langkah inisiatif perusahaan dalam rencana pembukaan rute internasional merupakan bagian dari visi besar Pelita Air dalam menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat dan memperkuat konektivitas udara Indonesia dengan dunia internasional.
“Pelita Air terus melakukan transformasi dan ekspansi layanan untuk menjawab tantangan industri penerbangan,” ujar Patria.
Pelita Air memastikan bahwa dalam operasional internasional itu, perusahaan tetap mengedepankan standar keselamatan, kenyamanan dan layanan prima bagi seluruh penumpang, katanya, menambahkan.
“Informasi lengkap mengenai destinasi dan jadwal rute internasional perdana akan diumumkan dalam waktu dekat melalui kanal resmi perusahaan,” kata Patria, menambahkan.
Dengan kehadiran rute internasional itu, lanjutnya, Pelita Air optimistis dapat turut mendukung pariwisata, perdagangan dan konektivitas global Indonesia, khususnya dalam menyambut momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso mengatakan pembukaan rute penerbangan internasional itu sejalan dengan strategi Pertamina dalam mendorong kemandirian dan daya saing anak usaha di sektor energi dan transportasi terintegrasi.
“Langkah pembukaan rute internasional ini menunjukkan kemajuan signifikan dari Pelita Air sebagai bagian dari ekosistem Pertamina Group,” kata Fadjar.
“Kami mendukung penuh transformasi ini karena turut memperkuat peran Pertamina dalam mendukung konektivitas nasional, membuka peluang bisnis baru, serta memperluas kontribusi BUMN untuk Indonesia,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan El Nino tidak akan mengganggu ketahanan pangan Indonesia. Stok beras nasional mencapai 5,24 juta ton dan produk
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 22 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Jogja hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 15 perjalanan setiap hari.
Rest day membantu memulihkan otot, mencegah cedera, dan menjaga kebugaran tubuh. Simak manfaat dan cara menjalankannya dengan tepat.
Kebakaran hutan terbesar di Spanyol menghanguskan 26.000 hektar lahan dan memaksa sekitar 1.200 warga mengungsi di Guadalajara.
Iran mengklaim menyerang pusat data Amazon di Bahrain sebagai balasan atas serangan AS ke Darkhovin. Ketegangan kedua negara kembali meningkat.
Psikolog UI mengingatkan perubahan perilaku anak dapat menjadi tanda ancaman digital. Orang tua perlu peka dan membangun komunikasi yang aman.