Kredit Mobil Baru dan Bekas Melemah, OJK Soroti Dampak PHK
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Ilustrasi pinjol - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membeberkan total kerugian masyarakat akibat aktivitas jasa keuangan ilegal mencapai kisaran Rp120 triliun.
Semula, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut digitalisasi di sektor keuangan memberikan dampak positif seperti pengurangan biaya, kemudahan, hingga akses luas kepada masyarakat.
Hal tersebut dirinya sampaikan dalam acara peluncuran kampanye nasional berantas scam dan aktivitas keuangan ilegal, di Jakarta pada Selasa (19/8/2025).
“Tapi ternyata ada excess yang juga kita rasakan semua saat ini, yaitu adalah bagaimana ini berbarengan dengan risiko, bahaya, yang kemudian menimpa atau dirasakan oleh masyarakat kita juga. Bagaimana ini sangat memudahkan juga bagaimana fraudster dan scammer kemudian merugikan masyarakat kita,” katanya.
BACA JUGA: OJK Cabut Izin Usaha Bank Perekonomian di Deli Serdang, Ini Alasannya
Lebih jauh, menurutnya bila berbicara tentang pertumbuhan ekonomi, salah satu aspek yang sangat penting adalah melakukan pendalaman pasar. Kendati demikian, menurutnya bagaimana bisa mengharapkan partisipasi masyarakat bila uang mereka saja justru raib karena aktivitas jasa keuangan ilegal.
“Bagaimana kita bisa mengharapkan partisipasi masyarakat, apabila uang-uang itu bukan masuk ke dalam sektor yang produktif, tapi justru hilang karena menjadi korban dari berbagai aktivitas keuangan ilegal yang angkanya sudah lebih dari Rp 120 triliun,” ujar dia.
Sebagai informasi, OJK melalui Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Pasti) telah memblokir 1.840 entitas keuangan ilegal sejak 1 Januari 2025 hingga 29 Juli 2025. Dari angka tersebut, 1.556 di antaranya pinjol ilegal dan 284 investasi ilegal.
Adapun, jumlah pengaduan yang diterima Satgas Pasti mencapai 11.137 laporan. 8.929 aduan terkait pinjol ilegal dan 2.208 sisanya investasi ilegal.
Sementara itu, OJK juga telah memblokir 2.422 nomor telepon terkait aktivitas keuangan ilegal dan 22.993 nomor telepon yang dilaporkan oleh korban scam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Warga Kotagede mengikuti pelatihan susur Sungai Gajah Wong untuk mendeteksi dini potensi banjir dan memperkuat mitigasi bencana.
Polres Bantul mengungkap peredaran 1.602 pil berlogo Y di Pleret dan Banguntapan. Seorang pemasok ditangkap berkat laporan warga.
Program Lumbung Mataraman di DIY menyalurkan KUR Rp9,17 miliar dan memperluas akses keuangan untuk memperkuat ekonomi kalurahan.
Empat perwira terbaik meraih Adhi Makayasa 2026. Tiga di antaranya alumni SMA Taruna Nusantara dan menerima pangkat dari Prabowo.
Dokter mengingatkan makanan pedas viral dapat mengganggu pencernaan dan tumbuh kembang anak jika dikonsumsi tanpa pengawasan