Mulai Hari Ini, Beli Kartu SIM Wajib Scan Wajah, Ini Manfaatnya
Pemerintah resmi mewajibkan registrasi SIM dengan biometrik wajah mulai 2026 untuk meningkatkan keamanan dan mencegah kejahatan digital.
Aplikasi pemesanan tiket kereta api online. - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—PT Adhi Karya Persero Tbk (ADHI) mengungkapkan piutang proyek pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jabodebek senilai Rp2,2 triliun akan dibayarkan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) paling cepat pada akhir tahun 2025.
Direktur Utama ADHI Entus Asnawi mengaku telah mendapatkan penegasan dari Kementerian Keuangan bahwa pembayaran piutang nantinya akan melalui PT KAI, yang mana PT KAI nantinya melakukan pembayaran secara penuh kepada Adhi Karya.
“Kami sudah mendapatkan penegasan dari Kementerian Keuangan, bahwa pembayaran itu nanti dilakukan melalui KAI, misalnya dengan skema PMN atau subsidi ke KAI. Tetapi KAI nanti ke Adhi Karya akan melakukan pembayaran secara penuh,” ujar Entus dalam Public Expose Live di Jakarta, Senin (8/9/2025).
BACA JUGA: Jadwal dan Prediksi Skor Indonesia vs Lebanon Malam Ini
Saat ini, pihaknya masih melakukan kajian untuk mendapatkan angka komersial pembayaran utang tersebut, yang mana pelunasan piutang proyek LRT ini akan membantu perseroan menyelesaikan sejumlah kewajiban.
“Tanpa ini pun, pada 2024 kita sudah menurunkan utang ke supplier sekitar Rp4 triliun dan utang ke perbankan sekitar Rp2,4 triliun, jadi cukup baik. Kalau ini cair, utang bisa lebih turun lagi, dan ini akan menjadi modal kerja yang bisa kita gunakan ke depan," ujar Entus.
Direktur Keuangan ADHI Bani Iqbal mengatakan proses pelunasan piutang saat ini sedang dalam tahap diskusi dengan Kementerian Keuangan, PT KAI dan Danantara Indonesia, yang ditargetkan akan selesai secepatnya pada akhir 2025.
“Di sisi piutang, di mana piutang-piutang yang ada saat ini terbesar adalah piutang dari LRT yang sampai saat ini masih dalam proses diskusi dengan KAI, Kemenkeu dan Danantara untuk penyelesaiannya. Yang akan dilaksanakan lebih kurang secepat-cepatnya akhir tahun ini,” ujarnya.
Pembangunan LRT Jabodebek tahap pertama sepanjang 44 km awalnya didanai oleh pemerintah. Namun diterbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 2015, yang mana dana sebesar Rp23,3 triliun diberikan melalui PMN dari total nilai kontrak Rp25,5 triliun.
Pada 2016, aturan tersebut direvisi lewat Perpres Nomor 65 Tahun 2016, yang mana Adhi Karya juga ditugaskan membangun depo, dari sebelumnya hanya ditugaskan menggarap konstruksi jalur layang, stasiun dan fasilitas operasi. Proyek LRT Jabodebek sendiri menghabiskan anggaran hingga Rp32,5 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah resmi mewajibkan registrasi SIM dengan biometrik wajah mulai 2026 untuk meningkatkan keamanan dan mencegah kejahatan digital.
KAI memastikan seluruh lokomotif dan sarana diesel siap menggunakan biodiesel B50 sesuai mandatori pemerintah yang berlaku sejak 1 Juli 2026.
Gerindra menyerahkan kasus Bupati Kuansing Suhardiman Amby kepada KPK dan menegaskan menghormati seluruh proses hukum.
TikTok menjelaskan PHK Tokopedia dilakukan demi efisiensi jangka panjang setelah integrasi bisnis dan restrukturisasi organisasi.
Lonjakan penumpang Commuter Line Jogja–Palur hingga 30% saat libur sekolah membuat KAI Commuter siagakan 34 perjalanan kereta per hari.
Peneliti menemukan enam celah keamanan pada AirDrop dan Quick Share yang berpotensi menyerang iPhone, Android, macOS, dan Windows.