Usai Sidang Tuntutan, Nadiem Peluk Ojol: Saya Tidak Sendirian
Momen haru terjadi usai sidang tuntutan Nadiem Makarim. Ia merangkul sopir ojol yang datang memberi dukungan di Pengadilan Tipikor.
Nozzle BBM - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Harga BBM Pertamina, Shell, dan BP masih stabil hingga akhir September 2025. Namun, kelangkaan BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta belum teratasi.
Kelangkaan pasokan BBM di SPBU swasta berlansung sejak Agustus.
Dikutip dari laman resmi Pertamina di Jakarta, Senin (22/9/2025), harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax di SPBU Pertamina stabil di angka Rp12.200 per liter sejak Agustus.
Rincian harga BBM SPBU Pertamina (Jakarta) adalah sebagai berikut:
Pertalite: Rp10.000 per liter;
Solar Subsidi: Rp6.800 per liter;
Pertamax: Rp12.200 per liter;
Pertamax Turbo: Rp13.100 per liter;
Pertamax Green: Rp13.000 per liter;
Dexlite: Rp13.600 per liter; dan
Pertamina Dex: Rp13.850 per liter.
Sementara itu, harga BBM di SPBU Shell terpantau stabil sejak pekan pertama September, dengan jenis Shell Super dipatok Rp12.580 per liter pada September 2025.
BACA JUGA: Penambang Rakyat Sungai Progo Menjerit, PPPS Sebut Aturan Tak Adil
Adapun rincian harga BBM di SPBU Shell sebagaimana yang dikutip dari laman resmi SPBU Shell adalah sebagai berikut:
Super: Rp12.580 per liter;
V-Power: Rp13.140 per liter;
V-Power Diesel: Rp14.130; serta
V-Power Nitro+: Rp13.300 per liter.
Selanjutnya, harga BBM di SPBU BP juga tidak mengalami perubahan sejak awal September. Berikut ini adalah rincian harga BBM di SPBU BP:
BP Ultimate: Rp13.120 per liter;
BP 92: Rp12.610 per liter; dan
BP Ultimate Diesel: Rp14.140 per liter.
Selaras dengan Shell dan BP, harga BBM di SPBU Vivo juga tidak berubah apabila dibandingkan dengan awal Agustus 2025.
Berikut ini adalah rincian harga BBM di SPBU Vivo:
Revvo 90: Rp12.530 per liter;
Revvo 92: Rp12.610 per liter;
Revvo 95: Rp13.140 per liter; serta
Diesel Primus Plus: Rp14.140 per liter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Momen haru terjadi usai sidang tuntutan Nadiem Makarim. Ia merangkul sopir ojol yang datang memberi dukungan di Pengadilan Tipikor.
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Kulonprogo gabungkan OPD akibat kekurangan ASN. Sebanyak 345 PNS pensiun, rekrutmen minim, birokrasi dirampingkan.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Indonesia jadi target baru sindikat judi online dan scam internasional. 320 WNA ditangkap di Jakarta, DPR minta pengawasan diperketat.