Menteri Wihaji Minta TPK Turun Lapangan, Percepat Penanganan Stunting
Menteri Wihaji meminta Tim Pendamping Keluarga memperkuat penanganan stunting di Sleman saat Harganas ke-33 melalui pendampingan langsung masyarakat.
Pedagang menata Minyakita di Bandung, Jawa Barat. Bisnis.com/Rachman
Harianjogja.com, JOGJA — Perum Bulog Kantor Wilayah Yogyakarta mulai mendistribusikan minyak goreng merek Minyakita ke sejumlah pasar tradisional untuk menjaga pasokan dan menekan gejolak harga. Penyaluran perdana berlangsung di Pasar Beringharjo, Rabu (28/1/2026), dengan total distribusi mencapai 5.820 liter kepada 17 pedagang.
Distribusi Minyakita tersebut dilakukan melalui sinergi antara Perum Bulog Kanwil Yogyakarta dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY. Program ini merupakan bagian dari penugasan pemerintah kepada Bulog guna memastikan ketersediaan minyak goreng bersubsidi tetap terjaga di tingkat pengecer.
Manager Bisnis Perum Bulog Kanwil Yogyakarta, Budiawan, menjelaskan harga tebus Minyakita dari Bulog kepada pedagang ditetapkan Rp14.500 per liter. Sementara itu, harga jual ke konsumen mengikuti Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.
“Kami terus berkoordinasi dengan Disperindag DIY untuk mengalirkan Minyakita ke pasar tradisional serta jaringan ritel binaan Bulog seperti Rumah Pangan Kita (RPK), agar distribusinya merata dan harga tetap terkendali,” ujarnya.
Sementara itu, Pemimpin Perum Bulog Kanwil Yogyakarta, Dedi Aprilyadi, menegaskan penyaluran Minyakita menjadi bagian dari tugas Bulog selain menjaga stok beras. Ia menyebut distribusi tidak hanya dilakukan di wilayah DIY, tetapi juga melibatkan Kantor Cabang Magelang dan Banyumas.
Menurut Dedi, langkah ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan minyak goreng masyarakat sekaligus menciptakan kondisi pasar yang stabil.
“Melalui penugasan pemerintah ini, kami optimistis harga minyak goreng dapat tetap sesuai ketentuan dan masyarakat memperoleh pasokan dengan mudah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menteri Wihaji meminta Tim Pendamping Keluarga memperkuat penanganan stunting di Sleman saat Harganas ke-33 melalui pendampingan langsung masyarakat.
Menhut Raja Juli Antoni klarifikasi isu keterlibatan OTT KPK Bupati Kuansing, ungkap kronologi pengembalian amplop.
Komdigi menegur dua operator seluler yang masih mengaktifkan kartu SIM tanpa registrasi biometrik sesuai aturan yang berlaku sejak 1 Juli 2026.
Kebakaran Rama Billiard & Cafe Jogja diduga dipicu gangguan listrik. Kerugian ditaksir lebih dari Rp20 miliar tanpa korban jiwa.
Bandara Adisutjipto resmi melayani rute langsung Yogyakarta–Banjarmasin setiap hari bersama Citilink mulai 1 Juli 2026.
Kemenkes menegaskan tenaga medis dan nakes berhak menghentikan pelayanan jika mengalami intimidasi, sesuai UU Kesehatan.