Hari ke-10 SAR KM Virgo Transport 8, 3 Jasad Ditemukan
Tiga jasad korban KM Virgo Transport 8 kembali ditemukan di hari ke-10 SAR. Total 126 korban ditemukan, 117 masih dicari.
Foto ilustrasi, pekerja mengangkut beras di gudang Bulog. - Antara/Adiwinata Solihin
Harianjogja.com, JAKARTA—Perum Bulog memberikan jaminan bahwa stok cadangan beras pemerintah secara nasional berada dalam kondisi aman dan terkendali guna mencukupi kebutuhan masyarakat. Kepastian ini muncul sebagai respons atas kekhawatiran publik terhadap gejolak geopolitik global di kawasan Timur Tengah yang kian memanas.
Direktur Operasi Perum Bulog, Andi Afdal, menegaskan pihaknya terus melakukan pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) secara optimal demi menjaga stabilitas pangan. Langkah ini diambil untuk membentengi ketahanan pangan nasional dari guncangan geopolitik hingga ancaman fenomena El Nino pada 2026.
“Stok beras yang saat ini dikelola berada dalam kondisi aman dan cukup untuk menjaga ketersediaan pangan nasional," kata Andi Afdal dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (7/3/2026).
Saat ini, BUMN pangan tersebut mengelola stok beras hingga mencapai 3,7 juta ton yang siap digunakan untuk berbagai intervensi pemerintah. Persediaan tersebut disiagakan untuk menjaga stabilitas pasokan serta menekan fluktuasi harga di pasar domestik. Bulog juga terus memperkuat cadangan dengan memprioritaskan penyerapan produksi petani dalam negeri serta mengatur skema distribusi secara lebih terencana.
Strategi tersebut membuat cadangan pangan tetap terjaga kuat di tengah tantangan global, termasuk dampak konflik antara Iran dengan Israel dan sekutunya, Amerika Serikat (AS). Senada dengan hal itu, Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, meminta masyarakat tidak perlu merasa khawatir karena ketahanan pangan dalam posisi yang sangat solid.
“Setelah kami menghitung kekuatan cadangan pangan nasional dengan mempertimbangkan kondisi geopolitik global yang memanas, Alhamdulillah cadangan pangan kita saat ini tersedia hingga 324 hari ke depan. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, karena ketersediaan pangan kita cukup dan terus kami perkuat,” ujar Amran menjelaskan detail perhitungan kekuatan pangan Indonesia.
Data tersebut dihimpun dari berbagai lini, mulai dari stok di gudang Perum Bulog, cadangan di sektor hotel, restoran, dan kafe (horeka), hingga potensi panen dari tanaman yang sedang tumbuh atau standing crop.
Amran merinci, selain 3,7 juta ton di Bulog, terdapat cadangan horeka lebih dari 12 juta ton serta potensi standing crop sekitar 10–11 juta ton. Melalui sinergi lintas sektoral ini, pasokan pangan diyakini mampu melayani kebutuhan seluruh rakyat Indonesia hingga hampir setahun penuh ke depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tiga jasad korban KM Virgo Transport 8 kembali ditemukan di hari ke-10 SAR. Total 126 korban ditemukan, 117 masih dicari.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.
Harga iPhone 2027 berpotensi naik akibat biaya memori meningkat. Apple disebut sudah menyepakati harga RAM dan NAND Samsung untuk awal 2027.
Sleman Creative Weeks 2026 menghadirkan empat agenda seni dan budaya mulai 27 September hingga Oktober, termasuk festival film dan layang-layang.