PDIP Dukung Putusan MK soal Revisi UU Peradilan Militer
PDIP mendukung putusan MK yang memerintahkan revisi UU Peradilan Militer dalam dua tahun untuk memperjelas yurisdiksi peradilan.
Petugas Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas mengecek stok beras di Kompleks Pergudangan Cindaga, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (31/8/2026). ANTARA/HO-Bulog Banyumas\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Harga beras premium secara nasional mencapai Rp16.528 per kilogram pada pekan keempat Oktober 2026, melampaui harga eceran tertinggi (HET) di seluruh zona. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga beras premium dan medium sama-sama mengalami kenaikan sebesar 0,16% dibandingkan periode sebelumnya.
Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan kenaikan harga beras secara nasional relatif tipis. Namun, sejumlah daerah masih mencatat peningkatan harga yang lebih tinggi sehingga perkembangan tersebut perlu mendapat perhatian.
"Secara umum, beras medium mengalami peningkatan 0,16 persen dan beras premium pada minggu keempat Oktober juga mengalami peningkatan yang sama, yaitu 0,16 persen," kata Ateng dalam Rapat Pengendalian Inflasi Daerah yang dipantau secara daring di Jakarta, Senin.
Harga Beras Premium Lampaui HET
Berdasarkan data BPS, harga rata-rata nasional beras medium tercatat Rp14.677 per kg. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan HET zona 1 sebesar Rp13.500 per kg dan zona 2 sebesar Rp14.000 per kg. Namun, harga rata-rata nasional itu masih berada di bawah HET zona 3 sebesar Rp15.500 per kg.
Sementara itu, harga rata-rata nasional beras premium mencapai Rp16.528 per kg. Angka tersebut melampaui HET zona 1 sebesar Rp14.900 per kg, zona 2 sebesar Rp15.400 per kg, dan zona 3 sebesar Rp15.800 per kg.
Perbandingan tersebut menunjukkan harga rata-rata nasional beras premium telah berada di atas batas HET pada ketiga zona. Adapun harga beras medium nasional juga melampaui HET zona 1 dan zona 2, tetapi belum melewati HET zona 3.
Manggarai Barat Catat Kenaikan Tertinggi
Kenaikan harga beras tidak hanya terjadi pada tingkat nasional. Ateng menyebut sejumlah daerah masih mencatat peningkatan harga yang cukup tinggi pada pekan keempat Oktober 2026.
Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), mencatat kenaikan tertinggi sebesar 5,84%. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Manggarai Timur dengan kenaikan sebesar 4,48%.
Sejumlah kabupaten/kota lainnya juga mengalami kenaikan harga beras sekitar 3%, di antaranya Lampung Selatan dan Kabupaten Gunung Mas.
Pada tingkat provinsi, kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) beras di atas 1% tercatat di Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Lampung.
Meski kenaikan harga beras secara nasional relatif rendah, perbedaan perkembangan harga antardaerah tetap perlu dicermati. Pemantauan diperlukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus mempertahankan keterjangkauan pangan bagi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PDIP mendukung putusan MK yang memerintahkan revisi UU Peradilan Militer dalam dua tahun untuk memperjelas yurisdiksi peradilan.
Malaysia menyita 5.801 mainan squishy tanpa tanda keselamatan. Simak lima tips bagi orang tua untuk memilih mainan yang lebih aman.
Jadwal bola 26–27 Oktober 2026: Persija vs Persik, laga ACL Elite, Galatasaray vs Fenerbahce, PSG vs Lyon, dan Sevilla vs Osasuna.
Badan Geologi menargetkan penataan zona konservasi di 421 cekungan air tanah hingga 2045, dengan wilayah prioritas ditangani sampai 2029.
Kemendikdasmen memindahkan seluruh peserta TKA SMA di Kalimantan Tengah ke jadwal susulan akibat karhutla. Penyesuaian di Kalsel dilakukan parsial.
Polda DIY menggelar Operasi Patuh Progo 2026 pada 26 Oktober–8 November dengan sasaran 12 pelanggaran lalu lintas prioritas.