BGN Evaluasi 63 Juta Data Penerima MBG, Fokus Daerah Stunting
BGN mengevaluasi 63 juta data penerima MBG dan memprioritaskan daerah berisiko stunting tinggi sesuai arahan Presiden Prabowo.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (kiri), Head of Public Relations Perum Bulog Tomi Wijaya (kanan). ANTARA/HO-Bulog
Harianjogja.com, JAKARTA—Informasi yang menyebut Direktur Utama Perum Bulog menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis TNI dipastikan tidak benar. Klarifikasi ini muncul setelah beredarnya narasi yang dinilai menyesatkan di ruang publik.
Pihak Perum Bulog menegaskan kabar tersebut merupakan disinformasi yang tidak sesuai fakta. Isu ini mencuat dalam sejumlah pemberitaan yang mengaitkan jabatan Dirut Bulog dengan posisi strategis di TNI.
Head of Public Relations Perum Bulog, Tomi Wijaya, menyampaikan bantahan tegas. “Perlu kami tegaskan bahwa narasi yang menyebutkan Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani menjabat sebagai Kabais TNI adalah tidak benar dan merupakan disinformasi yang berpotensi menyesatkan publik,” katanya di Jakarta, Sabtu.
Menurutnya, penugasan Ahmad Rizal Ramdhani sebagai Direktur Utama Bulog merupakan keputusan resmi pemerintah melalui Kementerian BUMN.
Ia juga menegaskan bahwa yang bersangkutan telah berstatus purnawirawan TNI saat menjabat di Bulog. “Sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, beliau telah mengundurkan diri (dari TNI) ketika ditunjuk sebagai Dirut Bulog dan saat ini sudah purnawirawan dari TNI,” tambah Tomi.
Menanggapi maraknya informasi yang tidak terverifikasi, Bulog mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menyebarkan informasi. Masyarakat diminta memastikan kebenaran sebelum membagikan informasi yang beredar.
“Dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya,” kata Tomi.
Bulog juga menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan mandat negara di bidang ketahanan pangan secara profesional, transparan, dan akuntabel di tengah derasnya arus informasi publik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BGN mengevaluasi 63 juta data penerima MBG dan memprioritaskan daerah berisiko stunting tinggi sesuai arahan Presiden Prabowo.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Selasa 21 Juli 2026 digelar di Balai Kalurahan Wiladeg, Karangmojo. Simak lokasi, jam layanan, dan persyaratannya.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menegaskan rokok elektrik tidak lebih aman dari rokok konvensional dan berpotensi disalahgunakan untuk narkotika.
Jadwal SIM Keliling Sleman Rabu 22 Juli 2026 digelar di MPP Sleman. Simak lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Cek jadwal lengkap KA Bandara YIA Jogja Rabu 22 Juli 2026. Tersedia layanan reguler dan Xpress menuju Bandara YIA yang cepat dan anti macet.
Cek jadwal lengkap KRL Solo-Jogja Rabu 22 Juli 2026. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan dari Palur menuju Yogyakarta.