Merah Putih 481 Meter Dikirab dari Tugu ke Titik Nol Jogja
Bendera Merah Putih utuh sepanjang 481 meter dikirab dari Tugu Pal Putih menuju Titik Nol Kilometer Jogja dalam HUT ke-81 RI.
Foto ilustrasi krisis BBM. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Lonjakan konsumsi BBM dan LPG selama Lebaran 2026 tercatat signifikan seiring tingginya mobilitas masyarakat. Meski demikian, Pertamina memastikan stok energi tetap aman dan distribusi berjalan lancar.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) mencatat konsumsi BBM jenis gasoline naik signifikan sebesar 28,4%, dari rata-rata normal 12.943 kiloliter (KL) menjadi 16.625 KL per hari. Puncak konsumsi bahkan mencapai 20.681 KL pada 19 Maret 2026.
Di sisi lain, konsumsi gasoil justru mengalami penurunan sebesar 10,2%, dari 7.069 KL menjadi 6.350 KL per hari. Perubahan pola konsumsi ini dipengaruhi dominasi kendaraan pribadi selama periode mudik Lebaran.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional JBT, Taufiq Kurniawan, menjelaskan bahwa lonjakan juga terjadi pada konsumsi LPG. Realisasi harian LPG meningkat 6,7%, dari 4.854 metrik ton (MT) menjadi 5.179 MT per hari.
Untuk LPG subsidi 3 kg, konsumsi naik 7,2% dari 4.630 MT menjadi 4.965 MT per hari, sementara LPG non-subsidi justru turun 4,7% menjadi 214 MT per hari. Puncak konsumsi LPG tercatat pada 18 Maret 2026 dengan volume mencapai 5.424 MT.
Menurut Taufiq, Pertamina telah mengantisipasi lonjakan ini sejak awal melalui pembentukan Satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI). Ketersediaan stok energi bahkan mencapai 29,2 kali lipat dari rata-rata konsumsi harian, sehingga masyarakat tidak perlu melakukan pembelian berlebihan.
"Secara regional, Pertamina memastikan ketahanan energi tetap terjaga," ujarnya.
Untuk mendukung kenyamanan perjalanan masyarakat, Pertamina juga menghadirkan layanan Serambi MyPertamina di 19 titik strategis jalur mudik. Fasilitas ini menyediakan ruang istirahat ber-AC, mushola, layanan kesehatan, area bermain anak, hingga takjil gratis.
Khusus di wilayah Jawa Bagian Tengah, terdapat enam titik layanan, yaitu di Rest Area 379 A, Rest Area KM 260 B, Rest Area KM 19 A, Bandara Ahmad Yani, Bandara Yogyakarta International Airport, dan Stasiun Purwokerto.
Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan aplikasi MyPertamina untuk memantau lokasi SPBU terdekat, ketersediaan BBM, hingga promo yang tersedia.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak serta tidak melakukan panic buying, mengingat distribusi energi tetap berjalan normal dan stok dalam kondisi aman hingga pasca-Lebaran. Dengan kondisi ini, kebutuhan energi masyarakat selama periode mudik hingga arus balik tetap dapat terpenuhi tanpa gangguan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bendera Merah Putih utuh sepanjang 481 meter dikirab dari Tugu Pal Putih menuju Titik Nol Kilometer Jogja dalam HUT ke-81 RI.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling. Berbagai inovasi layanan disiapkan guna mempermudah masyarakat di wilayah Bumi Handayani dalam menguru
Prakiraan cuaca DIY Jumat 21 Agustus 2026: udara kabur di Kulonprogo, Sleman, dan Kota Jogja. Bantul cerah, Gunungkidul berawan. Suhu 21-32°C. Cek selengk
Gempa M3,5 mengguncang Bantul dan sejumlah wilayah DIY. BMKG menyebut gempa dangkal itu dipicu aktivitas Sesar Opak.
Pendaftaran CPNS 2026 sekolah kedinasan dibuka Agustus. Simak 5 channel YouTube gratis untuk belajar TIU, TWK, TKP, SKD hingga SKB.