Advertisement

Malaysia hingga Indonesia Buru Minyak Rusia di Tengah Krisis

Jumali
Senin, 20 April 2026 - 10:07 WIB
Jumali
Malaysia hingga Indonesia Buru Minyak Rusia di Tengah Krisis Foto ilustrasi kapal tanker pengangkut minyak dan gas alam cair. / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Sejumlah negara Asia Tenggara, termasuk Malaysia, Indonesia, Filipina, dan Vietnam, kini sama-sama mengincar pasokan minyak Rusia di tengah tekanan krisis energi global yang masih berlangsung.

Malaysia menjadi salah satu negara yang paling terbuka dalam langkah ini. Perdana Menteri Anwar Ibrahim menyatakan bahwa perusahaan minyak nasional Petronas siap melakukan negosiasi dengan Rusia untuk mengamankan pasokan energi. Ia menegaskan hubungan baik kedua negara menjadi modal penting dalam kerja sama tersebut.

Advertisement

“Untungnya, hubungan kita dengan Rusia tetap baik. Oleh karena itu, tim Petronas dapat bernegosiasi dengan mereka,” ujar Anwar, dikutip dari Sinar Harian, Sabtu (18/4/2026).

Anwar juga menyoroti bahwa meski sejumlah negara Barat sebelumnya menjatuhkan sanksi kepada Rusia, kini banyak di antaranya kembali bersaing mendapatkan pasokan minyak dari negara tersebut. Kondisi ini memperlihatkan ketatnya persaingan global dalam perebutan energi.

Di sisi lain, Malaysia memastikan distribusi energi tetap berjalan. Salah satu kapal tanker milik Petronas dilaporkan berhasil melewati jalur strategis Selat Hormuz dan tiba di Kompleks Terintegrasi Pengerang. Pemerintah Malaysia juga menyebutkan bahwa pasokan bahan bakar mereka aman hingga akhir Juni 2026.

Indonesia juga mengambil langkah serupa. Dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow pada 13 April 2026, disepakati kerja sama energi jangka panjang, termasuk minyak dan gas. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian ESDM menyebut impor minyak mentah dari Rusia akan segera direalisasikan dalam waktu dekat.

“Kalau untuk crude mungkin bulan-bulan ini bisa jalan,” ujar Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Sementara itu, Filipina juga meminta dukungan Amerika Serikat untuk memperpanjang izin pembelian minyak Rusia, di tengah status darurat energi nasional yang sedang mereka hadapi. Vietnam pun turut memperkuat kerja sama energi dengan Rusia melalui sejumlah perjanjian baru yang ditandatangani dalam kunjungan resmi awal tahun ini.

Bagi Anda sebagai konsumen, persaingan negara-negara ASEAN dalam mengamankan pasokan energi ini bisa berdampak langsung pada stabilitas harga BBM di dalam negeri. Akses terhadap sumber minyak baru berpotensi menekan harga, namun ketatnya persaingan global juga bisa memicu ketidakpastian pasokan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Cek Jadwal SIM Keliling di Gunungkidul Hari Ini, Senin 20 April 2026

Cek Jadwal SIM Keliling di Gunungkidul Hari Ini, Senin 20 April 2026

Gunungkidul
| Senin, 20 April 2026, 07:57 WIB

Advertisement

AS Perketat Visa, Aktivitas Digital Kini Ikut Disorot

AS Perketat Visa, Aktivitas Digital Kini Ikut Disorot

Wisata
| Jum'at, 17 April 2026, 18:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement