Antisipasi Harga Minyak Melonjak, Pemerintah Siapkan Skenario Terburuk
Kemenkeu siapkan skenario terburuk jika harga minyak tembus US$92 per barel. Simak dampak ke subsidi BBM dan efisiensi belanja Makan Bergizi Gratis.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Lonjakan harga minyak dunia mulai memberi tekanan pada anggaran negara, namun pemerintah belum mengambil keputusan terkait pemangkasan belanja. Kajian masih dilakukan untuk menentukan langkah yang paling tepat.
Situasi ini muncul seiring potensi membengkaknya subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang dapat mendorong pelebaran defisit APBN jika harga energi terus meningkat.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan hingga kini belum ada keputusan final mengenai pemotongan anggaran kementerian maupun lembaga.
"Belum ada keputusan pangkas anggaran," ujarnya saat ditemui di Jogja, Selasa (17/3/2026).
Menurutnya, pemerintah masih melakukan penghitungan dan penyisiran terhadap anggaran di seluruh kementerian dan lembaga, sembari memantau perkembangan harga minyak dunia.
Dalam APBN 2026, asumsi harga minyak atau Indonesian Crude Price (ICP) ditetapkan sebesar US$70 per barel. Namun, eskalasi konflik yang dipicu serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran membuat harga minyak sempat melonjak hingga mendekati US$100 per barel.
Kondisi ini berpotensi meningkatkan beban subsidi energi sekaligus menekan ruang fiskal pemerintah.
Purbaya memastikan proses efisiensi akan menyasar seluruh sektor, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN) yang menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Meski demikian, ia menegaskan anggaran MBG masih dalam kondisi aman dan tetap diupayakan berjalan optimal. "[Anggaran MBG] masih aman tetapi kami pastikan pelaksanaannya," jelasnya.
Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan skenario antisipasi jika tekanan terus berlanjut. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya menyebut defisit APBN berpotensi melebar hingga melampaui batas 3% terhadap produk domestik bruto (PDB).
Namun, skenario tersebut hanya akan diterapkan dalam kondisi krisis. Untuk saat ini, langkah yang ditempuh adalah menjaga defisit tetap terkendali melalui efisiensi anggaran.
"Terkait dengan skenario, itu adalah skenario saat kita krisis. Nah, langkah yang diambil per hari ini adalah memotong anggaran supaya kita tidak lewat dari 3%," ujarnya di Jakarta.
Dengan situasi global yang masih bergejolak, pemerintah terus menimbang keseimbangan antara menjaga stabilitas fiskal dan memastikan program prioritas tetap berjalan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kemenkeu siapkan skenario terburuk jika harga minyak tembus US$92 per barel. Simak dampak ke subsidi BBM dan efisiensi belanja Makan Bergizi Gratis.
Info lengkap SPMB DIY 2026. Simak syarat masuk TK, SD, SMP, SMA/SMK negeri, jadwal aktivasi PIN, hingga prosedur pendaftaran online bagi warga Yogyakarta.
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026 untuk mendongkrak ranking FIFA.
Blunder Bento pada menit 90+8 membuat Al Nassr gagal mengunci gelar Saudi Pro League usai ditahan imbang Al Hilal 1-1.
Florentino Perez membantah isu sakit keras, menyerang media, dan mempercepat pemilu Real Madrid di tengah krisis klub musim 2026.