FIFA Panen Kritik, Presiden LaLiga: Infantino Harus Mundur
Presiden FIFA Gianni Infantino didesak mundur oleh Javier Tebas. FIFA disebut 'sakit dari akar', jeda minum hanya untuk iklan, dan Infantino dilindungi sistem.
Ilustrasi LPG 3 Kg - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah tengah mengkaji rencana mengganti LPG 3 kilogram dengan Compressed Natural Gas (CNG) dalam kemasan tabung seukuran. Skema ini disebut berpotensi menekan biaya energi rumah tangga hingga 30–40 persen, meski masih dalam tahap perencanaan.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyatakan pengembangan CNG 3 kg menjadi salah satu prioritas pemerintah. Selain lebih murah, CNG dinilai mendukung kemandirian energi karena bahan bakunya berasal dari dalam negeri.
“Untuk yang 3 kilogramnya ini baru mau dibuat. Dan ini ongkosnya lebih murah 30%-40%,” ujar Bahlil, Senin (4/5/2026).
Compressed Natural Gas (CNG) atau gas alam terkompresi adalah bahan bakar gas yang dibuat dengan memampatkan gas alam hingga tekanannya mencapai lebih dari 200 bar. Teknologi ini memungkinkan gas disimpan dalam kapasitas yang lebih besar dan lebih padat di dalam tabung.
Berbeda dengan LPG yang merupakan campuran propana dan butana dalam bentuk cair, CNG tetap berada dalam fase gas meskipun berada di bawah tekanan sangat tinggi. Kandungan utama dari CNG adalah metana (C1), yang kadarnya bisa mencapai lebih dari 95 persen.
Perbandingan Teknis: CNG vs LPG
| Fitur | LPG (Liquefied Petroleum Gas) | CNG (Compressed Natural Gas) |
| Bentuk di Tabung | Cair (Liquid) | Gas Terkompresi |
| Kandungan Utama | Propana dan Butana | Metana ($CH_4$) > 95% |
| Bahan Baku | Sebagian masih impor | 100% Dalam Negeri |
| Tekanan | Rendah hingga Sedang | Sangat Tinggi (> 200 bar) |
| Potensi Biaya | Harga pasar internasional | Lebih murah 30-40% |
Saat ini, CNG sudah mulai diimplementasikan pada beberapa proyek strategis, termasuk di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, untuk mencapai tingkat rumah tangga luas, masih terdapat beberapa hal yang sedang dipersiapkan:
Standardisasi Keamanan: Mengingat CNG menggunakan tekanan yang sangat tinggi, diperlukan teknologi tabung yang super kuat dan aman untuk penggunaan harian.
Infrastruktur Distribusi: Pemerintah masih menggodok rencana pembangunan rantai pasok agar tabung CNG 3 kg dapat tersedia semudah LPG melon.
Uji Coba: Program ini masih dalam tahap perencanaan dan penyempurnaan sebelum nantinya diproduksi secara massal.
Seusai tahap perencanaan ini selesai, masyarakat diharapkan dapat beralih ke sumber energi yang lebih murah, aman, dan sepenuhnya berasal dari kekayaan alam Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Presiden FIFA Gianni Infantino didesak mundur oleh Javier Tebas. FIFA disebut 'sakit dari akar', jeda minum hanya untuk iklan, dan Infantino dilindungi sistem.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Kamis (23/7/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
Pembangunan PSEL di Bawuran, Piyungan, Bantul ditargetkan mulai akhir 2026. Pemerintah mempercepat pematangan lahan hingga finalisasi pasokan sampah.
Cak Imin memastikan Presiden Prabowo Subianto menghadiri puncak Harlah Ke-28 PKB pada Kamis 23 Juli 2026 dan akan menyampaikan pidato.
Simak daftar rute Trans Jogja terbaru 2026 beserta tarif terkini. Jaringan layanan makin luas dengan akses antarkoridor yang semakin terintegrasi.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 23 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.