Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Direktur Utama BOB Indah Juanita (kedua kanan) dan Bupati Purworejo Agus Bastian (kiri) mengikuti senam sehat dalam saat car free day dalam acara Purworejo Fair 2019 akhir Juli 2019./ Ist./BOB
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Otoritas Borobudur (BOB) berpartisipasi memperkenalkan keunikan Purworejo kepada masyarakat luas dalam Purworejo Fair 2019 yang di gelar saat car free day di Jakarta akhir Juli 2019. Kegiatan Purworejo Fair 2019 ini terdiri dari dua rangkaian acara yaitu Forum Pembangunan dan Investasi serta Eksibisi/Festival.
Kepala Divisi Pemasaran Nusantara BOB Dimaz Indra Sempurnajaya mengatakan ajang yang digelar Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) ini bertujuan mengenalkan keunikan dan potensi ekonomi, budaya, panorama, kesenian, kuliner dan sejarah Purworejo kepada masyarakat Indonesia khususnya yang berdomisili di wilayah Jabodetabek.
“Selain itu juga bertujuan memberi inspirasi dan motivasi kepada masyarakat Purworejo agar bersemangat dan menyadari kebangkitan ekonomi, budaya dan wisata menjadi gerakan kolektif,” ujarnya dalam rilis, Minggu (18/8).
Direktur Pemasaran Pariwisata BOB Agus Rochiyardi menuturkan dalam acara tersebut BOB mewakili Kementerian Pariwisata. Selain itu, instansi yang mengikuti gelaran ini yakni Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Pemerintah Kabupaten Purworejo berikut satuan kerja perangkat daerah terkait, PT Angkasa Pura I, UMKM Purworejo hingga paguyuban masyarakat/diaspora Purworejo di Jabodetabek. Dalam kesempatan ini, ditargetkan ada sekitar 2.000 orang yang hadir.
“Forum Pembangunan dan Investasi dibuka oleh Dwi Wahyu Atmaji selaku Sekretaris Kementerian PANRB dan dilanjut dengan keynote speech Bupati Purworejo Bapak Agus Bastian,” ujar dia.
Menurutnya, kegiatan ini berisi dialog antara delegasi atau narasumber dari Pemeritah Pusat dan Pemkab Purworejo dengan para pihak yang dipandang potensial untuk ikut berkontribusi bagi perkembangan ekonomi dan budaya di Purworejo. Narasumber tersebut yakni perwakilan dari SKPD Purworejo; Direktur Utama BOB, Indah Juanita; Direktur PT Angkasa Pura I Faik Fahmi dan Perwakilan
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak, Kementerian PUPR, Sudarto.
Dimaz menambahkan dalam kesempatan itu, BOB, SKPD dan UMKM juga mendapat kesempatan mempromosikan masing-masing potensi. “BOB tidak hanya menggelar pameran tetapi juga seminar, makan siang bersama serta membagikan leaflet Glamorous camping (Glamping) De Loano,” katanya.
Adapun perwakilan dari Purworejo mempersiapkan panggung kesenian untuk menampilkan beberapa jenis kesenian khas Purworejo hingga memperkenalkan kuliner dan komoditas unggulan Purworejo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Perbankan DIY tetap stabil Maret 2026. Aset dan DPK tumbuh, tapi kredit justru turun 1,48%.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 22 Mei 2026. Berangkat hampir tiap jam dengan tarif Rp8.000, praktis dan hemat.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.