Top Ten News Harianjogja.com Edisi Senin 21 September 2026
Top Ten News Harianjogja.com Senin 21 September 2026 membahas MBG, kesehatan, sampah, pupuk, harga emas, olahraga hingga KAI.
Redaktur Harian Jogja Mediani Dyah Natalia (kedua dari kanan) saat menerima kunjungan Vice President Kredit Pintar Boan Sianipar (kedua dari kiri) di Kantor Harian Jogja, Kamis (19/9/2019). /Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA—Perusahaan fintech peer to peer lending (P2P) semakin banyak memberikan kemudahan untuk mendapatkan kredit. Dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi, fintech P2P, Kredit Pintar memberikan layanan pinjaman hanya dengan mengirimkan selfi bersama KTP melalui aplikasi kredit pintar.
Vice President Kredit Pintar Boan Sianipar menjelaskan cara meminjam melalui Kredit Pintar dengan lebih dahulu mengunduh aplikasi melalui play store di ponsel android. Setelah terinstal di ponsel kemudian melakukan login dengan menggunakan nomor ponsel dan sejenis. Selanjutnya mengikuti menu pengajuan pinjaman di aplikasi tersebut.
Dengan cara mengikuti prosedur online, lanjutnya, mulai dari mengisi biodata secara lengkap, menuliskan nomor rekening hingga selfi bersama KTP di aplikasi tersebut. Setelah dinyatakan kreditnya disetujui, maka dana pinjaman akan langsung dikirim ke nomor rekening. Seleksi calon nasabah dilakukan dengan ketat dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi.
“Selain ada syarat mengunggah KTP di aplikasi tersebut, ada juga selfi bersama KTP, tujuannya untuk mendeteksi keaslian wajah dengan foto di KTP, kalau KTP palsu itu bisa langsung terdeteksi,” terangnya saat berkunjung ke Kantor Harian Jogja, Kamis (19/9/2019).
Untuk mengantisipasi kerugian akibat kredit macet, pihaknya bekerja sama dengan asuransi. Nasabah yang dalam kurun waktu satu hingga dua bulan tidak membayar angsuran akan langsung dihentikan, selanjutkan dimasukkan ke asuransi. Tujuan asuransi tersebut untuk membayar ganti rugi kepada pihak penyedia pinjaman atau lender. “Karena kami hanya penyedia platform dan kami membatasi pinjaman antara Rp600.000 hingga Rp6 juta,” katanya.
Boan mengatakan, jumlah kredit macet sangat kecil, sebagian besar lancar mengangsur. Bahkan dari total 1,7 juta nasabah Kredit Pintar di seluruh Indonesia sebanyak 80% di antaranya tergolong paling rajin mengangsur dan selalu memperbarui pinjaman. “Nasabah kami dari 1,7 juta itu, 60% di antaranya ada di Jawa Timur, Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah, kalau Jogja masih kecil,” ucapnya.
Kredit Pintar juga membuka kesempatan kredit kepada mahasiswa. Syaratnya, mereka memiliki pemasukan setiap bulannya. Kesempatan itu dibuka karena menurut Boan, saat ini banyak mahasiswa yang sudah bekerja bahkan memiliki suatu usaha.
Pihaknya telah menjajaki untuk masuk ke pedagang pasar tradisional, namun kendalanya para pedagang belum banyak yang menggunakan ponsel android. Salah satu program menarik yang sedang ia jalankan yaitu memberikan pinjaman kepada pembeli tiket maupun kamar hotel. “Jadi misalnya kalau mau menyewa kamar hotel bisa mengajukan pinjaman nanti bisa mendapatkan kamar hotel dan bayarnya bisa diangsur, ini sedang kami kerjasamakan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Top Ten News Harianjogja.com Senin 21 September 2026 membahas MBG, kesehatan, sampah, pupuk, harga emas, olahraga hingga KAI.
Kemenhub mencatat 409 penerbangan terdampak karhutla di Kalimantan pada 14-20 September 2026, naik dari 159 penerbangan
Aldo korban KM Virgo sempat keluar kapal sebelum kembali mengambil tas dan menunggu temannya. Jenazahnya ditemukan setelah 10 hari pencarian.
KPK memeriksa Presiden Komisaris Tempo Scan Group Handojo Selamet Muljadi terkait dugaan pemberian kepada oknum di Imipas.
TNI AU melakukan uji coba terjun payung dari Airbus A400M dalam latihan bersama Angkatan Udara Prancis pada Misi Pegase 2026 di Halim.
Sopir truk kecelakaan maut di Mojosongo Solo ditangkap di Boyolali. Polisi masih memeriksa pengemudi untuk proses penyidikan.