Ukraina Serang Moskow, 3 Orang Tewas
Ukraina melancarkan serangan drone ke Moskow. Rusia mengklaim lebih dari 1.600 drone dicegat dan tiga orang tewas dalam serangan tersebut.
Buah Naga. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Ekspor buah naga dari Indonesia bakal dipercepat setelah Kedutaan Besar RI di Beijing menggandeng Asosiasi Pasar Grosir Produk Pertanian China (CAWA).
"Seluruh proses administrasi di Tiongkok telah selesai. Seluruh pintu masuk pelabuhan di Tiongkok dapat menerima buah naga dari perusahaan asal Indonesia yang telah terdaftar di GACC (Kementerian Kepabeanan China)," kata Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun dalam keterangan tertulisnya yang diterima ANTARA, Sabtu (8/8/2020).
Baca juga: Pemerintah Disarankan Belajar dari China dan Korea dalam Pembukaan Sekolah
Sebelumnya, KBRI Beijing menggelar pertemuan virtual dengan CAWA dan lima eksportir buah naga dari Indonesia yang telah terdaftar di China, enam eksportir yang akan diregistrasi, perwakilan Asosiasi Eksportir-Importir Buah dan Sayuran Segar Indonesia (Aseibssindo), INACHAM, 26 importir China, dan perwakilan kementerian dan lembaga di Indonesia.
"Buah naga bagi masyarakat Tiongkok tidak hanya dikenal karena manfaatnya yang baik bagi kesehatan, melainkan juga melambangkan hoki atau keberuntungan," kata Wakil Dubes RI untuk China Dino R Kusnadi.
Ketua Umum CAWA Zengjun Ma menyampaikan dukungannya atas kerja sama perdagangan antara dua negara.
Baca juga: Syarat & Cara Mendaftar Kartu Prakerja Gelombang 4
"Peningkatan mutu produk yang sesuai dengan standar pangan di China perlu menjadi pertimbangan eksportir dalam keberlangsungan kerja sama ini," ujarnya mengingatkan.
Sementara itu, Atase Perdagangan KBRI Beijing Marina Novira mengimbau para eksportir memanfaatkan tarif preferensi Perjanjian Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN-China (ACFTA) dengan menggunakan form-E dalam kegiatan eksportasinya ke China.
"Dengan menggunakan form tersebut, bea masuk impornya sudah 0 persen sehingga dapat meningkatkan daya saing produk buah naga Indonesia di pasar China," ujarnya.
Sebelumnya juga telah ditandatangani kesepahaman tiga eksportir dan importir dengan kuantitas sekitar 5.000 ton senilai 8,5 juta dolar AS atau sekitar Rp125 miliar.
Menurut Atdag, angka itu diasumsikan bahwa para eksportir dapat menjual buah naga ke China seharga Rp25.000 per kilogram.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ukraina melancarkan serangan drone ke Moskow. Rusia mengklaim lebih dari 1.600 drone dicegat dan tiga orang tewas dalam serangan tersebut.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 22 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif flat Rp8.000.
Propam Polresta Jogja menetapkan Aipda S sebagai terduga pelanggar kasus Alkid dan mengamankannya di Patsus untuk pemeriksaan.
Nusantara Explorer segera hadir sebagai kereta wisata KAI. Simak fasilitas, kapasitas, progres kesiapan, dan gambaran harga tiketnya.
Influenza tipe A belum ditemukan di Jogja. Hasto meminta puskesmas memperkuat skrining dan rujukan pasien bergejala berkepanjangan.
Sebanyak 9.921 penerima bansos Gunungkidul terindikasi judi online. Dinsos mengingatkan game online dengan top up juga berisiko.