Cadangan Devisa Stabil, Ketahanan Ekonomi Indonesia Tetap Terjaga
Cadangan devisa Indonesia bertahan di US$145,3 miliar hingga akhir Juli 2026. BI menyebut posisi ini menjaga stabilitas rupiah dan ketahanan ekonomi.
Suasana sepi terlihat di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (24/4/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Harianjogja.com, JAKARTA - Meskipun pandemi Covid-19 masih berlangsung, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI meningkatkan perjalanan KA Jarak Jauh menjadi 49 persen untuk mengakomodasi permintaan pelanggan di libur panjang pekan ini.
VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan penambahan perjalanan tersebut dilakukan mulai 19-23 Agustus 2020. Penumpang kereta api diprediksi bakal mengalami kenaikan pada periode tersebut.
Baca juga: Tinggalkan Jakarta pada Libur Panjang HUT RI, 41,2% Kendaraan Belum Kembali
"Khusus perjalanan KA jarak jauh, jumlahnya mencapai rata-rata 88 KA jarak jauh per hari pada periode tersebut. Naik 49 persen dari periode yang sama pada pekan sebelumnya yaitu rata-rata 59 KA jarak jauh per hari," kata Joni dalam siaran pers, Kamis (20/8/2020).
Dia menuturkan pada periode tersebut, KAI rata-rata mengoperasikan 260 KA per hari, atau naik 21 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada pekan sebelumnya yaitu rata-rata 215 KA per hari.
Pihaknya memerinci KA yang ditambah antara lain KA Gajayana (Gambir - Malang pp), Jayabaya (Pasar Senen - Malang pp), Jaka Tingkir (Pasar Senen - Purwosari pp), Dharmawangsa (Pasar Senen - Surabaya Pasarturi pp), Harina (Bandung - Surabaya Pasarturi pp), Pasundan (Kiaracondong, Bandung - Surabaya Gubeng pp), dan berbagai KA dengan tujuan kota-kota lainnya.
Baca juga: 3 Kali Rapid Test Negatif, Seorang Jurnalis Ternyata Positif Corona. Begini Kisahnya
Joni berpendapat adanya hari libur yang berdekatan menjadikan minat masyarakat untuk naik kereta api terus tumbuh dari hari ke hari. Kondisi yang sama juga terjadi pada periode libur HUT Kemerdekaan RI pekan lalu.
Dia menyebutkan volume pelanggan pada keberangkatan 14-17 Agustus 2020 mencapai 266.424 pelanggan. Jumlah tersebut naik 29 persen dibanding periode yang sama pada pekan sebelumnya yaitu sebanyak 207.297 pelanggan.
Adapun, kenaikan pada KA jarak jauh sebesar 45 persen dari 59.436 pelanggan menjadi 85.983 pelanggan. Sementara, untuk KA lokal naik 22 persen dari 147.861 pelanggan menjadi 180.441 pelanggan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Cadangan devisa Indonesia bertahan di US$145,3 miliar hingga akhir Juli 2026. BI menyebut posisi ini menjaga stabilitas rupiah dan ketahanan ekonomi.
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Partai Gema Bangsa bersilaturahmi ke PP Muhammadiyah di Jogja membahas desentralisasi politik dan target Pemilu 2029.
Dugaan politik uang muncul di Pilur Panggungharjo. Calon lurah melapor, sementara panitia mengingatkan fakta integritas dan mekanisme penanganan.
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi hujan pada 2–5 Oktober 2026 meski kemarau panjang masih melanda banyak daerah.
IKI September 2026 berada di level 51,93 atau turun 0,37 poin. Industri masih ekspansi, tetapi biaya logistik dan BBM menekan laju.