Keluarga Korban Kecelakaan Sriwijaya Air SJ182 Gugat Boeing di Pengadilan Tinggi AS
Gugatan diajukan pada Kamis (15/4/2021) di Pengadilan Tinggi King County atas nama 16 keluarga korban kecelakaan.
Gautam Adani./Bloomberg-Tomohiro Ohsumi
Harianjogja.com, JAKARTA — Pembelian saham pengendali di Mumbai International Airport Ltd., unit GVK yang menjalankan bandara tersibuk kedua di India, akan membantu Adani Enterprises Ltd. milik konglomerat Gautam Adani.
Perusahaan milik Adani akan mendapat banyak kekuatan dalam industri penerbangan yang dimasukinya tahun lalu dengan memenangkan enam bandara yang diprivatisasi oleh pemerintah dengan model sewa jangka panjang.
BACA JUGA : Investasi Mengalir Berkat Bandara
Kesepakatan pembelian saham itu akan membantu Adani Airport Holdings Limited (AAHL), perusahaan induk Adani Group untuk bisnis bandara dan anak perusahaan Adani Enterprises Limited, mengambil kendali atas Navi Mumbai International Airport Ltd. (NMIAL) yang sedang dibangun—yang 74 persen sahamnya dimiliki oleh MIAL.
Kesepakatan itu seperti dikutip dari www.thehindubusinessline.com, Senin (31/8/2020) juga akan memberi Adani 25% saham di Mumbai Aviation Fuel Farm Facility Private Limited (MAFFPL), sebuah usaha patungan yang dibentuk untuk mengoperasikan fasilitas pengisian bahan bakar untuk Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji (CSIA), dan 26% saham di Mumbai Airport Lounge Services Private Limited (MALSPL), entitas yang dikendalikan bersama yang mengelola layanan ruang tunggu di bandara.
Selain itu, pembelian saham tersebut akan memungkinkan Adani mengejar kontrak bandara di Indonesia. Pasalnya, GVK melalui PT GVK Services memiliki perjanjian layanan manajemen dengan otoritas bandara Indonesia, yakni PT Angkasa Pura 1 untuk mengelola operasi komersial nonaeronautika di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali.
BACA JUGA : Kulonprogo Sangat Butuh Hotel, Investor Hotel Bintang 3 & 4
GVK memiliki 97 persen saham di PT GVK Services yang mengelola dan mengoperasikan fasilitas komersial di Bandara Ngurah Rai.
Tak hanya sampai di situ, kesepakatan dengan GVK juga dapat memberi Adani peran dalam pengembangan Bandara Internasional Yogyakarta.
Beberapa waktu lalu, seperti dikutip dari laman resmi GVK, PT Angkasa Pura II (Persero) telah memilih GVK sebagai mitra untuk mengubah Bandara Internasional Kaulanamu di Medan menjadi hub regional dan juga untuk mengembangkan Bandara Silangit di Sumatra Utara sebagai tujuan wisata.
PT Angkasa Pura II (Persero) dan GVK sedang dalam tahap pembahasan lanjutan untuk membuat kesepakatan definitif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Gugatan diajukan pada Kamis (15/4/2021) di Pengadilan Tinggi King County atas nama 16 keluarga korban kecelakaan.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.