Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
QRIS Bank BPD DIY Syariah yang ada di Rumah Makan Katombo miliknya yang berada di Rogoyudan, Sinduadi, Mlati, Sleman, Senin (19/10). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, JOGJA—Perkembangan teknologi merupakan sebuah keniscayaan, yang tidak bisa dihindari. Termasuk dalam transaksi jual beli, pembayaran pun saat ini mengikuti perkembangan yang ada. Salah satunya penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Selain memberikan kemudahan, di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini penggunaan pembayaran non tunai sangat dianjurkan untuk mengurangi sentuhan. QRIS mengusung semangat UNGGUL (UNiversal, GampanG, Untung dan Langsung), bertujuan untuk mendorong efisiensi transaksi, mempercepat inklusi keuangan, memajukan UMKM, yang pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, untuk Indonesia Maju.
BACA JUGA : Didukung BPD Syariah, Hamzah Batik Terus Eksis Berdayakan
Di DIY QRIS pun berkembang, menjangkau berbagai usaha masyarakat. Seperti salah satunya Rumah Makan Katombo Ikan Bakar Khas Sulawesi milik Hendrik Hartono. Di Rumah Makan Katombo miliknya yang berada di Rogoyudan, Sinduadi, Mlati, Sleman, tersebut telah memanfaatkan QRIS Bank BPD DIY Syariah.
Ia menilai dengan QRIS ini transaksi pembayaran orang yang datang lebih mudah dan praktis. “Dengan QRIS Bank BPD DIY Syariah ini tentunya lebih mudah dan praktis. Sekarangkan juga lebih baik untuk pembayaran cashless,” ucap Hendrik, Senin (19/10).
Mitra Bank BPD DIY Syariah itu mengungkapkan selain kerja sama yang diwujudkan dalam bentuk QRIS, banyak kerja sama lain yang dijalin oleh Bank BPD DIY Syariah. Ia mengaku berkembangnya usaha yang Ia rintis juga tidak lepas dari dukungan Bank BPD DIY Syariah.
BACA JUGA : BPD DIY Syariah Ikut Dukung Ketersediaan Elpiji
Saat ini, selain mengembangkan Rumah Makan Katombo, Ia juga telah melebarkan usaha kulinernya. Seperti tempat makan Poki-Poki yang menjual juga makanan khas nusantara dengan target segmen anak muda, dan Pamona yang juga menyajikan Ikan Bakar khas Sulawesi.
“Tidak lepas dari dukungan Bank BPD DIY Syariah [dalam pengembangan usaha]. Layanannya itu sangat baik. Belum pernah kecewa selama kerja sama dari awal kerja sama,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Prabowo siapkan satgas deregulasi untuk memangkas izin usaha yang dinilai terlalu lama demi memperkuat investasi di Indonesia.
BKPM menilai surat Kadin China di Indonesia sebagai masukan positif terkait tantangan iklim investasi dan hilirisasi di Indonesia.
Polisi memastikan kasus yang dikira klitih di Pengasih Kulonprogo ternyata duel remaja akibat masalah pribadi yang diduga terkait asmara.
Presiden Prabowo menyebut masih ada ribuan triliun kekayaan negara yang harus diselamatkan dari praktik pencurian aset nasional.
Pakar Forensika Digital UII menilai markas judi online internasional di Jakarta menjadi ancaman serius cybercrime bagi Indonesia.