Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Polisi menunjukkan bukti sejumlah jeriken yang digunakan untuk membeli BBM oleh tersangka penyelewangan bahan bakar bersubsidi di Mapolda DIY, Selasa (19/4/2022)./Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com,JOGJA—Lembaga Konsumen Yogyakarta (LKY) mengharapkan pemerintah tidak menaikan harga kebutuhan masyarakat yang disubsidi. Pasalnya, beberapa waktu terakhir harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat sudah naik.
Penasihat Senior LKY, Sumono Wibowo, mengatakan kenaikan harga kebutuhan yang disubsidi akan memberatkan masyarakat.
BACA JUGA: Miris! DIY Gudangnya Pembalap tapi Tak Punya Sirkuit Permanen
“Pemerintah perlu mengerem dulu, untuk tidak menaikan harga produk yang disubsidi. Seperti BBM yang subsidi atau gas. Masyarakat 2,5 tahun sangat terpuruk akibat pandemi Covid-19,” ucap Sumono, Senin (15/8/2022).
Namun, Sumono juga menyadari beban subsidi yang dikeluarkan pemerintah cukup besar. Pemerintah juga terdampak pandemi, oleh karenanya perlu juga kesadaran masyarakat yang mampu, untuk tidak menggunakan produk-produk yang disubsidi.
“Supaya subsidi yang ada dapat benar-benar tepat sasaran. Kasihan untuk masyarakat yang menengah ke bawah. Saat ini banyak kebutuhan yang naik harganya,” ucapnya.
BACA JUGA: Pemuda Ini Ungkap Alasannya Buka Wisata di Area Terpencil Gunungkidul
Menurut Sumono, kenaikan harga yang ada dipengaruhi sejumlah faktor. Ada faktor iklim, kemudian distribusi, ada juga faktor psikologis, seperti hari besar keagamaan nasional (HBKN), bisa juga kenaikan harga karena spekulan, atau pengaruh global.
“Seperti masalah tepung terigu ini, karena pengaruh kondisi global. Perang antara Ukraina dan Rusia, kabarnya mi instan akan naik tiga kali lipat, tapi dari produsen sendiri tidak membenarkan itu kan kalau sampai tiga kali lipat. Namun, kondisi saat ini untuk harga kebutuhan pokok memang cukup berat, karena kenaikan tadi,” kata Sumono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI-Bisnis.com
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan
Kelurahan Patangpuluhan Jogja memperkuat literasi gizi keluarga lewat pelatihan B2SA untuk mempertahankan nol kasus stunting.