Bencana Lebih Dipengaruhi Perubahan Iklim Ekstrem, BMKG: Masyarakat Harus Siap Siaga!
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan soal kesiapsiagaan menghadapi bencana yang makin dipengaruhi oleh perubahan iklim ekstrem
Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pers terkait Undang-Undang Cipta Kerja di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (9/10/2020) - Youtube Setpres
Harianjogja.com, JAKARTA – Pemerintahan Presiden Joko Widodo-Ma\'ruf Amin telah berusia satu tahun. Sejumlah prioritas kebijakan yang dicanangkan dinilai telah berjalan secara konsisten. Meski demikian, pelaku usaha tetap menyoroti sisi penanganan pandemi yang menjadi kunci keberlanjutan dunia usaha.
“Saya rasa tidak adil jika mengevaluasi kebijakan tersebut karena dicanangkan sebelum pandemi. Kondisi sekarang tak bisa membuat kami [dunia usaha] memaksa pemerintah konsisten mengejar target,” kata Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) Suryani Motik kepada Bisnis, Senin (19/10/2020).
Suryani mengatakan dunia usaha sejatinya berharap pemerintah fokus pada penanganan Covid-19. Dia meyakini penanganan bakal mempercepat pemulihan ekonomi Indonesia seperti yang terjadi di sejumlah negara tetangga.
“Kalau bisa dikendalikan dan diminimalisasi seperti negara tetangga ekonomi juga akan cepat pulih,” lanjutnya.
Terlepas dari catatan ini, Suryani tak memungkiri bahwa pemerintah telah menunjukkan upaya untuk mewujudkan penyederhanaan regulasi yang kerap dipandang negatif dunia usaha.
Dia mengatakan pengesahan UU Cipta Kerja menjadi tonggak konsistensi itu terlepas dari kontroversi yang menyelimuti proses pengesahannya.
“Dari lima prioritas, yang sudah terlihat adalah debirokratisasi dan penyederhanaan izin dengan pengesahan UU Cipta Kerja. Yang disayangkan sebenarnya prosesnya yang cepat dan kurang melibatkan stakeholder terkait sehingga menimbulkan penolakan,” lanjutnya.
Senada, Wakil Ketua Umum kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Perdagangan Benny Soetrisno menilai selama satu tahun pertama, pemerintahan Presiden Jokowi-Ma\'ruf konsisten dalam menjalankan program kerja yang berkaitan dengan penyederhanaan regulasi dan birokrasi dengan disahkannya UU Ciptaker.
Meski demikian, Benny mengatakan program kerja transformasi perekonomian dari ketergantungan terhadap SDA menjadi industri bernilai tambah belum didukung oleh beban biaya listrik yang dinilai perlu disesuaikan untuk sektor manufaktur.
Dia menilai perlu ada penyesuaian harga listrik untuk setiap daerah yang punya sumber energi. Dengan demikian, beban yang harus dibayarkan oleh perusahaan-perusahaan di sektor manufaktur bisa disesuaikan dengan ongkos yang dikeluarkan.
"Misalnya, Kalimantan Timur. Sumber energinya banyak. Kalau di situ dibangun sumber listrik ongkosnya akan lebih murah dibandingkan dengan Pulau Jawa. Otomatis industri manufaktur yang lahap listrik akan pindah dengan sendirinya. Sama dengan tujuan Presiden yang tidak hanya melakukan pembangunan terpusat di Pulau Jawa saja," kata Benny.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan soal kesiapsiagaan menghadapi bencana yang makin dipengaruhi oleh perubahan iklim ekstrem
Kosti memperluas komunitas sepeda ontel hingga Papua Tengah dan menargetkan generasi muda melalui program kampus dan sekolah.
Perguruan tinggi didorong mencetak lulusan adaptif, inovatif, dan berjiwa wirausaha untuk menghadapi era Society 5.0.
Prabowo meresmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di desa dan menargetkan 30.000 koperasi beroperasi pada Agustus 2026.
Kabupaten Klaten bakal menjadi tuan rumah penyelenggaraan event berskala internasional bernama Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026.
Kapal induk Prancis Charles de Gaulle bergerak menuju Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan Iran, AS, dan Israel.