Asita Khawatir Kenaikan Harga Tiket Pesawat Hambat Pertumbuhan Wisata
Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY menilai kebijakan kenaikan harga tiket pesawat akan menghambat pertumbuhan wisatawan
Suasana Jogja Mandiri Ekspo dengan tajuk Tan Mingkuh Tumpak Ing Jaman Anyar, di Atrium Malioboro Mall Jogja, Kamis (26/22). (Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo)
Harianjogja.com, JOGJA—Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) hingga pengunjung, menyambut baik ekspor yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Jogja.
Jogja Mandiri Ekspo dengan tajuk Tan Mingkuh Tumpak Ing Jaman Anyar digelar di Atrium Malioboro Mall Jogja, Rabu (25/11)–Minggu (29/11).
Pada Jogja Mandiri Ekspo kali ini menghadirkan berbagai produk UMKM di antaranya aneka tekstil, perak, kayu, makanan olahan. Pada berjalannya pameran penerapan protokol pencegahan Covid-19 juga menjadi perhatian tersendiri.
Salah satu pelaku UMKM yang merupakan pemilik Larissa Craft, Sri Astuti menyambut baik gelaran yang diselenggarakan oleh Disperindag Kota Jogja tersebut. “Adanya kegiatan ini harapannya tentu UMKM semakin maju,” ucapnya, Kamis (26/11).
Dia menyadari di tengah pandemi Covid-19, berbagai inovasi atau terobosan memang perlu dilakukan. Seperti halnya pemasaran produk secara daring. Disperindag pun menurutnya cukup proaktif dalam memberikan bimbingan pemasaran secara daring. Diharapkannya UMKM dapat semakin berkembang dan bangkit.
Hal senada diungkapkan pemilik Tio Handicraft, Eka Dewi yang menyambut baik gelaran yang diselenggarakan Disperindag Kota Jogja. “Dengan kegiatan ini tentu lebih semangat lagi, yang mungkin sebelumnya sempat vakum, jadi ada harapan dengan kegiatan ini pemasaran lebih bagus. Kami juga terus berinovasi, seperti pembuatan produk dengan kulit dan ecoprint,” ujarnya.
Salah satu pengunjung, Syarief Ariyanto mengungkapkan banyak produk-produk yang menarik di jual di Jogja Mandiri Ekspo. “Banyak produk yang menarik bagus, potensi UMKM di Jogja sangat banyak sekali ternyata,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Disperindag Kota Jogja mengungkapkan bahwa dengan tajuk Tan Mingkuh Tumpak Ing Jaman Anyar, ekspo ini dimaksudkan untuk memotivasi menghadapi kondisi saat ini untuk pantang menyerah memasuki era baru.
Selain membantu pemulihan ekonomi, kegiatan ini juga diharapkan mampu memberi nilai tambah meningkatkan daya saing UMKM, memotivasi untuk diversifikasi produk, mengembangkan akses pasar dan meningkatkan kesejahteraan UMKM. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY menilai kebijakan kenaikan harga tiket pesawat akan menghambat pertumbuhan wisatawan
Sony resmi membawa PS5 Pro ke Indonesia mulai 20 Mei 2026 dengan harga Rp15,499 juta. Ini spesifikasi, fitur AI, dan peningkatannya.
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.
Fitur Instants Instagram bikin banyak pengguna salah kirim foto. Berikut cara menonaktifkan dan membatalkan Instants agar privasi tetap aman.
Alex Marquez diduga melaju lebih dari 200 km/jam saat mengalami crash horor di MotoGP Catalunya 2026. Ini estimasi kecepatannya.
Pengadaan TKD pengganti YIA di Palihan dan Glagah masih stagnan. Warga khawatir dana ganti rugi hangus jika tak segera direalisasikan.