BNI wondrX 2026 Tarik 100 Ribu Pengunjung, Transaksi Capai Rp2,73 Triliun
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menutup gelaran BNI wondrX 2026 setelah berlangsung selama tiga hari pada 21–23 Agustus 2026
Acara seremonial pemasangan meter listrik irigasi kepada para petani pada Rabu (23/12/2020). /Ist-dok PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & DIY
Harianjogja.com, KARANGANYAR – Sebagai bagian dari program Electrifying Agriculture dan dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & DIY memberikan bantuan pemasangan meter listrik irigasi kepada para petani pada Rabu (23/12/2020). Program pemasangan ini diberikan kepada 35 Kelompok Tani dan Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) yang tersebar di wilayah Kabupaten Karanganyar.
Turut hadir pada acara seremonial yang diselenggarakan di Desa Kaliwuluh, Kecamatan Kebak Kramat, Kabupaten Kanganyar ini, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, General Manager PLN UID Jawa Tengah & DIY, Feby Joko Priharto, Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto, dan jajaran Muspika Kecamatan Kebak Kramat.
“Saat ini PLN beserta Pemerintah Pusat tengah menggalakkan program ‘Electrifying Lifestyle’, Yang dimaksud dengan Electrifying Lifestyle merupakan gaya hidup baru yang mengedepankan kepraktisan dan mengarah ke penggunaan tools yang ramah lingkungan berbasis listrik,” terang Feby dalam sambutannya.
Baca juga: Kantor Imigrasi Yogyakarta Raih Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi
Dalam segi pertanian sendiri saat ini sudah beberapa lokasi di-support dengan menggunakan listrik PLN untuk sistem irigasinya.
Bantuan ini juga merupakan bentuk sinergi antara PLN dengan pemerintah daerah dimana biaya penyambungan ditanggung sepenuhnya oleh Pemda Kabupaten Karanganyar dengan nilai total sebesar Rp118.702.500,-.
“Program ini kami sambut dengan hangat, karena kegiatan dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar tersebut berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani dan pemberdayaan SDM pertanian di wilayah setempat,” tutur Feby.
Senada dengan General Manager PLN UID Jawa Tengah & DIY, Bupati Karanganyar mengapresiasi program ini, karena akan berdampak pada kualitas panen.
Baca juga: Mengharukan, Menag Yaqut Cholil Qoumas Minta Restu Ibu untuk Jabatan Barunya
“Kami sangat menyambut baik program ini karena dapat membantu meningkatkan pendapatan petani. Dengan irigasi yang lancar maka akan berdampak pada kualitas hasil panen,” ujar Juliyatmono
Ia menambahkan dengan adanya sumur sawah listrik ini, petani tidak akan lagi takut kekurangan air pada saat musim kemarau.
Total kebutuhan daya di 35 lokasi tersebut sebesar 122.5 KVA, dimana masing masing calon pelanggan didaftarkan listrik dengan daya 3500 VA. 35 pelanggan tersebut tersebar di dua wilayah PLN, yaitu 18 lokasi di wilayah kerja PLN UP3 Sukoharjo dan 17 lainnya di wilayah kerja UP3 Surakarta. Dari pengajuan 35 lokasi tersebut, saat ini sdh 100% tersambung listrik PLN.
Pada kesempatan ini juga diberikan kompor induksi kepada Bupati Karanganyar. Pemberian ini merupakan bentuk dukungan PLN kepada pemerintah dalam mewujudkan kemandirian dan ketahanan energi nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menutup gelaran BNI wondrX 2026 setelah berlangsung selama tiga hari pada 21–23 Agustus 2026
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Sabtu (29/8/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis
PSG bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk menahan Lille 2-2. Calvin Verdonk dimainkan pada menit ke-80 dalam laga Ligue 1 2026/27.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian 29 Agustus 2026 lengkap dengan harga jual dan buyback terbaru.
Iran dan Oman menyepakati rute pelayaran Selat Hormuz. Iran siap membuka kembali jalur itu jika AS memenuhi komitmen nota kesepahaman.
Danantara menyoroti rencana pengalihan dividen Rp120 triliun ke APBN dan meminta investasi jangka panjang tetap menjadi perhatian.