SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo meninjau pelaksanaan operasi pasar di Kapanewon Godean, Selasa (4/10/2022)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Operasi pasar bahan kebutuhan pokok diharapkan bisa menekan harga dan menahan laju inflasi di Sleman. Gerakan pangan murah tersebut digelar di seluruh kecamatan atau kapanewon.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan operasi pasar atau gelar pangan murah tersebut diharapkan dapat menahan laju inflasi setelah kenaikan BBM. Dalam pelaksanaannya, Pemkab Sleman menggandeng Bulog DIY untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap dengan kegiatan ini laju inflasi dapat terkendali dan masyarakat merasa tidak terbebani karena adanya kenaikan BBM. Bulog dibutuhkan agar masyarakat dapat merasakan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat,” katanya, Rabu (4/10/2022).
Guna memastikan pelaksanaan operasi pasar berjalan lancar, Kustini meninjau pelaksanaan operasi pasar di Kecamatan Godean, Selasa (4/10/2022). Godean merupakan kapanewon ke-10 yang sudah menggelar pasar murah. Menurut Kustini, kegiatan yang sama juga digelar di 17 kapanewon.
BACA JUGA: Ditekan Kenaikan Harga Sejumlah Komoditas, Inflasi DIY Terendah Se-Jawa
“Harga komoditas yang tersedia seperti beras dan gula pasir dijamin lebih murah dibandingkan dengan standar pasar. Sebab kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga pangan pokok dan menekan laju inflasi,” katanya.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Yogyakarta M. Attar Rizal menambahkan operasi pasar digelar untuk menjaga pasokan dan stabilisasi pangan serta menjamin terpenuhinya kebutuhan pokok masyarakat. Paket kebutuhan pokok masyarakat yang disediakan, lanjut Attar, diharapkan dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan harga yang terjangkau.
“Sampai saat ini kami menggelontorkan sebanyak 40 ton beras dan 8 ton gula pasir,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.
Biaya Haji 2027 berpotensi naik. Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf menyebut kenaikan harga avtur dan situasi geopolitik jadi pertimbangan.
Turki vs Italia di Nations League 2026 digelar di Bursa. Simak jadwal, kondisi pemain, perkiraan susunan, dan rekor pertemuan kedua tim.