Kemerdekaan Digital, Jangan Sampai Jogja Hanya Jadi Pengguna AI
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Yogyakarta dinilai memiliki modal kuat untuk tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga melahirkan talenta dan inovasi
GM Melia Purosani Yogyakarta, Erick Indra Gunadi (kedua dari kiri) saat mengunjungi kantor Harian Jogja, Kamis (13/10/2022)./Harian Jogja-Hadid Husaini
Harianjogja.com, JOGJA — Tren pandemi Covid -19 yang semakin mereda membuat pariwisata kembali bergerak normal, tak terkecuali di DIY.
Itulah sebabnya, sejumlah hotel di DIY pun ikut merasakan dampaknya, termasuk salah satunya adalah Melia Purosani Yogyakarta.
General Manager (GM) Melia Purosani Yogyakarta, Erick Indra Gunadi mengatakan okupansi hotelnya terus meningkat, terutama setelah pandemi mereda.
Dia mengatakan tingkat keterisian Melia Purosani Yogyakarta setelah pemerintah melonggarkan sejumlah pembatasan, mencapai 70% sampai 80%.
“Kami sangat terbantu oleh berbagai kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah terkait dengan pelonggaran itu,” kata Indra, sapaan akrabnya, saat berkunjung ke kantor Harian Jogja, Kamis (13/10).
BACA JUGA: Gelar Bussines Matching UMKM, OJK DIY: Kuatkan Perekonomian dengan Inklusi Keuangan
Sebagai hotel bintang lima di DIY, kata Indra, kebijakan pelonggaran yang dilakukan pemerintah tersebut menjadi berkah, sekaligus tantangan bagi Melia Purosani Yogyakarta.
“Kami terus berupaya membawa wisatawan untuk berkunjung kembali ke Jogja,” ucap dia.
Sementara soal kunjungannya ke Harian Jogja, Indra mengakui adalah hal penting yang harus dilakukan. Selain menjalin silaturahmi dan hubungan baik dengan media massa, kunjungan tersebut juga dimaksudkan sebagai perkenalan atas dirinya sebagai GM baru Melia Purosani Yogyakarta.
Pemimpin Redaksi (Pimred) Harian Jogja, Anton Wahyu Prihantono mengatakan kedatangan Melia Purosani Yogyakarta ke Harian Jogja merupakan silaturahmi yang setelah lama tidak terjalin.
“Kami ingin tumbuh bersama berbagai pihak termasuk hotel, tak terkecuali Melia Purosani Yogyakarta,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Yogyakarta dinilai memiliki modal kuat untuk tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga melahirkan talenta dan inovasi
Kemkomdigi meminta Google dan Apple menghapus aplikasi Hornet dari Play Store dan App Store di Indonesia karena persoalan kepatuhan aturan PSE dan aduan masyara
Google menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menghapus watermark pada gambar, video, dan musik hasil kreasi AI Gemini.
Korban gempa M7,7 di Nagekeo, NTT bertambah menjadi 38 jiwa. Ribuan warga mengungsi, bandara, pelabuhan, dan fasilitas kesehatan terdampak.
Gempa M7,7 di Flores, NTT, menyebabkan 200 BTS mengalami gangguan di 10 kabupaten/kota. Komdigi bersama operator seluler melakukan pemulihan jaringan.
Menganggur bukan berarti keuangan harus berantakan. Simak 8 cara menghemat pengeluaran agar uang bertahan lebih lama saat belum memiliki pemasukan.