Evaluasi Penertiban Kawasan Hutan Terus Bergulir, Hasil Lapangan Jadi
Penertiban kawasan hutan terus dievaluasi secara berkala melalui koordinasi lintas lembaga untuk memastikan target Perpres Nomor 5 Tahun 2025 tercapai.
Aktivitas pekerja di Warehouse JD.ID Marunda, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (11/12/2020)/ Bisnis-Eusebio Chrysnamurti
Harianjogja.com, JAKARTA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia melihat revolusi industri 4.0 yang dipenuhi oleh teknologi digital dan otomatisasi dapat memajukan industri. Hanya saja, hal itu juga berpotensi membuat disrupsi sisi lainnya.
Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid menjelaskan disrupsi yang dimaksud yaitu penggantian sumber daya manusia oleh teknologi yang mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi produksi. Alhasil, ada potensi hilangnya jutaan pekerjaan pada 2030 mendadak akibat disrupsi teknologi.
Lebih lanjut, Arsjad menjelaskan di tengah cepatnya perkembangan teknologi, tetapi sektor ketenagakerjaan di Indonesia justru belum sepenuhnya menyesuaikan dengan perkembangan teknologi digital tersebut.
"Kalau kita lihat lebih jauh, bonus demografi akan mencapai puncaknya pada tahun 2030 atau 7 tahun dari hari ini. Waktu yang tidak lama, tentunya dengan banyaknya angkatan kerja, lapangan pekerjaan yang dibutuhkan pun akan makin banyak. Namun dengan berkembangnya teknologi dan otomatisasi, 23 juta juta pekerjaan terancam punah pada 2030 mendatang," katanya di Lapangan Panahan Senayan, Minggu (30/4/2023).
Dia melanjutkan, fenomena tersebut mendorong KADIN untuk memberikan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sehingga bisa menyesuaikan dengan perkembangan yang ada.
“Jadi ada dua hal, bagaimana kita perlu meningkatkan skill bagi para buruh atau tenaga kerja di era industri 4.0 dan juga penambahan keterampilan apabila sumber daya manusia harus digantikan oleh teknologi digital dan otomatisasi,” ujarnya.
Peningkatan itu, tutur Arsjad dilakukan dengan membangun platform pelatihan digital untuk para buruh, yaitu Kadin for Naker. Platform digital ini merupakan kolaborasi antara Kadin dengan Konfederasi Serikat Buruh atau Pekerja dan didukung oleh Pijar Foundation.
Dia mengatakan tujuan dari platform pelatihan digital ini untuk memberikan pelatihan dan pengembangan keterampilan yang dapat diakses oleh seluruh tenaga kerja di Indonesia dari berbagai sektor dan industri.
“Adanya Kadin for Naker diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dari para tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan industri saat ini, sehingga dapat meningkatkan link and match antara tenaga kerja dan kebutuhan industri,” pungkas Arsjad.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Penertiban kawasan hutan terus dievaluasi secara berkala melalui koordinasi lintas lembaga untuk memastikan target Perpres Nomor 5 Tahun 2025 tercapai.
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.