Anggaran Infrastruktur DIY 2027 Dipangkas Rp33,25 miliar, Jalan Tetap Prioritas
Anggaran infrastruktur DIY 2027 turun Rp33,25 miliar menjadi Rp1,157 triliun. Pemda memprioritaskan jalan, rumah sakit, dan transportasi.
Ilustrasi penggunaan QRIS./Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan DIY menjelaskan besaran Merchant Discount Rate (MDR) bagi penjual atau merchant pengguna QR Code Indonesian Standard (QRIS) berbeda-beda.
Perlu diketahui, MDR merupakan tarif yang wajib dibayarkan merchant pada bank sebagai biaya transaksi dalam penggunaan mesin Electronic Data Capture (EDC) maupun layanan QRIS.
Kepala BI DIY, Budiharto Setyawan menjelaskan bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) MDR-nya 0%; untuk pengisian bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) adalah sebesar 0,4%; untuk yayasan/sosial/keagamaan 0%; sektor pendidikan sebesar 0,6%; penerimaan pemerintah 0%; dan merchant lainnya sebesar 0,7%. "Tarif MDR bagi seller/merchant pengguna QRIS berbeda-beda, sesuai dengan kategori merchant," ucapnya, Minggu (4/6/2023).
Sementara terkait dengan MDR bagi pelaku UMKM 0% sampai Juni 2023, Budi belum bisa memastikan apakah selepas itu ada ketentuan baru atau akan diperpanjang. "Belum tahu, apakah sebagaimana merchant lainnya, atau diperpanjang," kata dia.
BACA JUGA: QRIS Palsu di Kotak Amal Terbongkar Usai Pengurus Masjid Curiga
Namun yang pasti, kata dia, tarif MDR tersebut berlaku bagi semua perusahaan. Baik bank dan juga nonbank.
Regional CEO BRI Yogyakarta, John Sarjono menyampaikan transaksi nontunai seperti QRIS menjadi salah satu yang didorong oleh Bank BRI. Dalam rangka penguatan transaksi secara digital. "Kami di wilayah, terus berupaya mengembangkan. Saat ini kami punya lebih dari 300.000 merchant QRIS yang sudah kami operasionalkan. Tetapi belum semua masyarakat familiar untuk bertransaksi menggunakan QRIS," ujar dia.
Melalui transaksi nontunai, menurutnya merchant akan lebih mudah di dalam mengatur keuangan. Sebab uang hasil berjualan langsung masuk ke rekening. Edukasi tentang manfaat transaksi nontunai akan terus didorong. "Kami enggak akan tinggal diam, ini bagian dari fungsi bank mengajari masyarakat transaksi dengan QRIS, aman, mudah, tidak harus menyediakan uang tunai."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran infrastruktur DIY 2027 turun Rp33,25 miliar menjadi Rp1,157 triliun. Pemda memprioritaskan jalan, rumah sakit, dan transportasi.
Sejumlah akademisi ilmu sosial dan politik berbagai perguruan tinggi di Indonesia menyoroti kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi
Anggota DPRD Sleman Wahyudi Kurniawan mendorong penguatan ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kapanewon Tempel.
Harga BBM 24 Oktober 2026 masih mengacu pada tarif September. Cek harga Pertalite, Pertamax, Dexlite, Shell, Vivo, dan BP-AKR.
Pemerintahan Donald Trump dikabarkan akan mencabut tarif 50 persen atas sejumlah barang Kanada menjelang pemilu sela Kongres AS.
MenPPPA Arifah Fauzi mengajak Wanita Syarikat Islam memperkuat kemandirian ekonomi, mencegah kekerasan, dan melahirkan pemimpin perempuan.