BPS DIY Jamin Data Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Pajak atau Pinjol
BPS DIY memastikan data Sensus Ekonomi 2026 aman, tidak digunakan untuk pajak maupun pinjol, serta dijamin kerahasiaannya.
Ilustrasi penggunaan QRIS./Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan DIY menjelaskan besaran Merchant Discount Rate (MDR) bagi penjual atau merchant pengguna QR Code Indonesian Standard (QRIS) berbeda-beda.
Perlu diketahui, MDR merupakan tarif yang wajib dibayarkan merchant pada bank sebagai biaya transaksi dalam penggunaan mesin Electronic Data Capture (EDC) maupun layanan QRIS.
Kepala BI DIY, Budiharto Setyawan menjelaskan bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) MDR-nya 0%; untuk pengisian bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) adalah sebesar 0,4%; untuk yayasan/sosial/keagamaan 0%; sektor pendidikan sebesar 0,6%; penerimaan pemerintah 0%; dan merchant lainnya sebesar 0,7%. "Tarif MDR bagi seller/merchant pengguna QRIS berbeda-beda, sesuai dengan kategori merchant," ucapnya, Minggu (4/6/2023).
Sementara terkait dengan MDR bagi pelaku UMKM 0% sampai Juni 2023, Budi belum bisa memastikan apakah selepas itu ada ketentuan baru atau akan diperpanjang. "Belum tahu, apakah sebagaimana merchant lainnya, atau diperpanjang," kata dia.
BACA JUGA: QRIS Palsu di Kotak Amal Terbongkar Usai Pengurus Masjid Curiga
Namun yang pasti, kata dia, tarif MDR tersebut berlaku bagi semua perusahaan. Baik bank dan juga nonbank.
Regional CEO BRI Yogyakarta, John Sarjono menyampaikan transaksi nontunai seperti QRIS menjadi salah satu yang didorong oleh Bank BRI. Dalam rangka penguatan transaksi secara digital. "Kami di wilayah, terus berupaya mengembangkan. Saat ini kami punya lebih dari 300.000 merchant QRIS yang sudah kami operasionalkan. Tetapi belum semua masyarakat familiar untuk bertransaksi menggunakan QRIS," ujar dia.
Melalui transaksi nontunai, menurutnya merchant akan lebih mudah di dalam mengatur keuangan. Sebab uang hasil berjualan langsung masuk ke rekening. Edukasi tentang manfaat transaksi nontunai akan terus didorong. "Kami enggak akan tinggal diam, ini bagian dari fungsi bank mengajari masyarakat transaksi dengan QRIS, aman, mudah, tidak harus menyediakan uang tunai."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS DIY memastikan data Sensus Ekonomi 2026 aman, tidak digunakan untuk pajak maupun pinjol, serta dijamin kerahasiaannya.
Ruang digital semakin lekat dengan kehidupan anak-anak. Namun, di balik kemudahan akses tersebut, terdapat ancaman yang mengintai.
Bupati Sukoharjo Etik Suryani terjaring OTT KPK terkait dugaan pemerasan. Harta Rp9,1 miliar, garasi Rp475 juta.
Discord akui bug sistem moderasi blokir 8.200 akun gegara AI salah identifikasi gambar kotak-kotak dari Minecraft & catur. Semua akun diklaim pulih, tapi penggu
Pemkab Bantul menyiapkan Perbup penataan tiang fiber optik. Ke depan satu tiang dapat digunakan beberapa operator untuk mengurangi kesemrawutan jaringan.
Penelitian ungkap stres terbesar ibu berasal dari pasangan, bukan anak. 46% ibu AS merasa suami lebih bikin stres. Pembagian tugas rumah tangga tak seimbang jad